Siswa Madrasah Tewas Dianiaya Oknum Brimob Polda Maluku, Sempat Dituduh Balapan Liar

disway.id
8 jam lalu
Cover Berita

MALUKU, DISWAY.ID-- Seorang siswa kelas IX Madrasah Aliyah Negeri kota Tual, Maluku meninggal dunia setelah menjadi korban penganiayaan oleh oknum anggota Brimob Batalyon C Pelopor Polda Maluku pada Kamis 19 Februari 2026.

Diketahui, ada dua orang siswa Madrasah yang menjadi korban penganiayaan oleh oknum Brimob tersebut.

BACA JUGA:Persija Timpang Hadapi PSM Makassar! Ridho Absen karena Akumulasi, Paulo Ricardo Cedera

BACA JUGA:Donald Trump Puji Prabowo di KTT Board of Peace: Saya Tak Mau Melawannya, Dia Sangat Kuat!

Kedua korban penganiayaan ini merupakan kakak beradik, yaitu Arianto Tawakal (14) sempat mendapat perawatan di RSUD Karel Sadsuitubun sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 13.00 WIT akibat luka serius yang diduga dialaminya usai penganiayaan.

Sementara itu, kakaknya, Nasri Karim (15), mengalami patah tulang tangan kanan dan masih dalam perawatan medis.

Nasri Karim yang sudah sadar menerangkan bahwa peristiwa tersebut terjadi di ruas jalan sekitar RSUD Maren, Kota Tual.

“Iya benar, pada saat itu oknum Brimob melompat dan memukul almarhum menggunakan helm,”kata Nasri dikutip dari laman rri.co.id.

BACA JUGA:Donald Trump Puji Prabowo di KTT Board of Peace: Saya Tak Mau Melawannya, Dia Sangat Kuat!

BACA JUGA:7 Lokasi Berburu Takjil di Bekasi saat Bulan Puasa, Buruan Warga Merapat!

Nasri juga menuturkan, sang adik mengalami pendarahan dari mulut dan hidung akibat benturan di belakang kepala.

Saat kejadian, Nasri juga mendengar rekan oknum Brimob tersebut sempat memaksa agar kejadian itu diakui sebagai aksi balapan liar. Ia pun membantah tudingan tersebut.

“Bukan balapan, saat itu jalan menurun sehingga motor otomatis melaju kencang,” tegasnya.

Video detik-detik korban dievakuasi oleh oknum Brimob juga tersebar di media sosial.

Namun sayang Nasri menyesalkan perlakuan oknum Brimob tersebut terhadap korban saat hendak dibawa ke rumah sakit.

“Mereka menarik almarhum layaknya binatang, tidak digendong, tapi ditarik dari belakang ke dalam mobil dengan posisi menyamping,” katanya penuh kesal.

BACA JUGA:20 Promo Makanan HUT BCA ke-69 Februari 2026, Ada FamilyMart, HokBen, Kintan Buffet, hingga Fore

BACA JUGA:Cukup Pakai NIK dan KTP, Begini Cara Terbaru Cek Bansos dan Desil DTSEN

Pihak keluarga menilai peristiwa pemukulan itu merupakan tindakan penganiayaan murni. Setelah sempat dirawat intensif, korban akhirnya menghembuskan napas terakhir di rumah sakit.

Sementara itu, terkait dugaan penganiayaan tersebut, Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor, Kompol Rudy Muskitta, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Ia menyatakan bahwa kasus ini telah ditangani oleh Polres Tual.

"Iya, sementara dalam penanganan Polres Tual," ujar Kompol Rudy kepada wartawan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan peristiwa penganiyaan tersebut dan proses penyelidikan masih berlangsung guna mengungkap kronologi lengkap.

Tragis Remaja 14 Tahun di Kota Tual, Maluku Meninggal Diduga Dianiaya Oknum Brimob.
Remaja berinisial AT ini diduga mengalami kekerasan yang melibatkan seorang oknum Brimob berinisial MS. Berdasarkan keterangan saksi korban diduga dipukul menggunakan helm saat berkendara dan… pic.twitter.com/oYnIYwrLeU

— @is_pelssy (@is_pelssy) February 20, 2026

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Intip Tiga Strategi BCA (BBCA) Hadapi Ancaman Kejahatan Siber
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
Hasil Liga Europa: Lille vs Red Star Belgrade 0-1, Calvin Verdonk Cuma Cadangan di Leg Pertama
• 12 jam lalumedcom.id
thumb
KKP Mau Ekspor Ikan Patin ke Arab Saudi untuk Musim Haji
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Dubes AS Sebut Indonesia Pasar Penting dalam Perjanjian Dagang Timbal Balik
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Israel Tangkap 14 Warga Palestina di Tepi Barat saat Ramadan
• 4 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.