Hati-hati Beli Tiket BTS “Arirang”, ARMY Waspadalah!

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Para peneliti Kaspersky telah menemukan kampanye penipuan yang menargetkan penggemar BTS setelah pengumuman tur dunia mereka “Arirang“ baru-baru ini.

Situs web palsu yang meniru platform fandom resmi BTS, Weverse, terlihat memikat penggemar yang tidak waspada untuk melakukan pembelian yang tidak pernah dipenuhi.

Baca Juga :
Pramono Berharap Konser BTS Digelar di JIS, Kenapa?
Pramono Minta Secara Khusus ke Dirut JIS Izinkan BTS Gelar Konser

Setelah pengumuman resmi tur dunia BTS 2026, penjahat siber memanfaatkan antusiasme penggemar untuk meluncurkan kampanye penipuan terkait euforia tersebut.

Meniru platform fandom resmi BTS, Weverse, situs web palsu ini terlihat menjual tiket keanggotaan. Namun, situs-situs ini tidak memiliki afiliasi dengan HYBE, BTS, atau Weverse, dan semata-mata dirancang untuk menipu penggemar yang tidak menaruh rasa curiga.

Selain kehilangan uang dari pembelian awal, individu mungkin menghadapi kerugian finansial yang lebih besar karena penipu dapat memanfaatkan kredensial yang dicuri untuk memperluas kampanye penipuan mereka.

Selain itu, penelitian terbaru Kaspersky juga mengungkapkan bahwa data pribadi yang dikumpulkan melalui situs phishing ini bahkan dapat dijual di dark web untuk digunakan dalam serangan tertarget.

Kredensial ini—setelah bocor—memungkinkan penjahat siber untuk membuat berbagai penipuan yang sangat personal, mengubah korban sekali waktu menjadi target jangka panjang untuk penipuan finansial dan identitas.

“Masa antusiasme dan antisipasi menjelang konser selebriti sayangnya juga menciptakan peluang ideal bagi penjahat siber. Mereka sering memanfaatkan perasaan gembira dan urgensi yang dialami individu karena hal itu dapat mengesampingkan rasa waspada kita dan mengurangi kecenderungan kita untuk mengobservasi. Saat kita memasuki tahun 2026 dengan banyaknya konser pop yang direncanakan di kawasan Asia Pasifik, sangat penting bagi kita untuk berhati-hati dan mengambil langkah proaktif dalam melindungi diri kita dari penipuan ini, terutama karena AI terus meningkatkan kemampuan penipuan mereka,” kata Managing Director Kaspersky untuk Asia Pasifik, Adrian Hia, Jumat, 20 Februari 2026.

Untuk menghindari menjadi korban penipuan, Kaspersky menyarankan untuk:

•    Verifikasi keaslian toko online sebelum melakukan pembelian. Selalu periksa kembali URL, ejaan nama merek, dan apakah situs tersebut merupakan pengecer resmi atau mitra resmi.

Baca Juga :
Catat Tanggalnya! BTS Bakal Konser di Jakarta Desember 2026
BUMN Bisa Lakukan Ini Pulihkan Akses Telekomunikasi Daerah Bencana di Aceh
Menkomdigi Klaim 87 Persen BTS Jaringan Aceh Telah Pulih

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kasus dengan Wardatina Mawa Masih Berjalan, Inara Rusli: Langkah untuk Mengampuni Diriku Sendiri
• 5 jam lalugrid.id
thumb
Percepatan Infrastruktur dan Konsep Green Island Didorong di Nusa Penida
• 18 jam lalutvrinews.com
thumb
Kawasan Wisata Religi Ampel Masih Landai Peziarah di Hari Pertama Ramadan
• 20 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Mendikdasmen: Anggaran Pendidikan Tahun 2026 Naik dan Tak Dipangkas Untuk Program MBG
• 19 jam laludisway.id
thumb
Indonesia Bakal Jadi Wakil Komandan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
• 17 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.