Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi melakukan peletakan batu pertama revitalisasi Taman Semanggi, Jakarta Pusat pada Jumat (20/2/2026). Adapun revitalisasi ini bernilai Rp134 miliar dan dipastikan tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Tempat ini untuk pembangunannya membutuhkan biaya kurang lebih Rp 134 miliar. Dan itu sepenuhnya bukan dari APBD,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Advertisement
Ia menjelaskan revitalisasi Taman Semanggi dilakukan melalui skema kerja sama dengan pihak swasta. Meski tidak menyebutkan identitas mitra maupun skema naming rights secara rinci, Pramono memastikan nama kawasan tidak akan diubah.
“Nama tempat ini tetap Semanggi, enggak ada perubahan nama,” ucapnya.




