Demak: Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana terus mengebut proses perbaikan tanggul Sungai Tuntang yang jebol tiga hari lalu di Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Saat ini, titik jebolan tanggul telah tertutup sepenuhnya.
Perbaikan tanggul Sungai Tuntang dipercepat menyusul tingginya curah hujan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Saat ini celah tanggul yang sebelumnya ambrol telah tertutup total menggunakan material tanah serta penguatan sementara.
Baca Juga :
Lima Desa di Sayung Demak Masih Terendam BanjirMeski titik jebolan sudah berhasil ditutup, pekerjaan perbaikan belum sepenuhnya rampung. Tahap lanjutan akan difokuskan pada pengerasan tanggul dengan pemasangan bronjong di sisi luar untuk menahan arus air sungai.
"Pada sisi dalam tanggul akan dipasang lapisan penguat atau karpet perkuatan guna memperkokoh struktur tanah serta mencegah rembesan air," kata Heri.
Perbaikan tanggul sungai Tuntang yang jebol di wilayah Kecamatan Kebonagung Demak. Metrotvnews.com/ Rhobi Shani.
Percepatan perbaikan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi, mengingat curah hujan di wilayah Demak dan sekitarnya masih cukup tinggi sehingga potensi tekanan debit air sungai tetap perlu diwaspadai. Sejumlah pekerja dan relawan masih membersihkan material lumpur yang menutup badan jalan.
Akibat tanggul sungai jebol, arus lalulintas di jalur provinsi yang menghubungkan Semarang dengan Kabupaten Grobogan lumpuh total. Arus lalu lintas sementara dialihkan melalui jalur Pantura Demak.




