Eks Dubes RI Kritik BoP: Tak Ada Roadmap Kemerdekaan Palestina, Tak Akui Penjajahan-Genosida Israel

kompas.tv
10 jam lalu
Cover Berita
Eks Dubes RI untuk Tunisia Ikrar Nusa Bhakti dalam program Bola Liar KompasTV, Jumat (20/2/2026). (Sumber: Kompas TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Mantan Dubes RI untuk Tunisia, Ikrar Nusa Bhakti mempertanyakan komitmen Board of Peace (BoP) bentukan Presiden AS Donald Trump mengenai kemerdekaan Palestina.

Ikrar menilai BoP yang diikuti Presiden RI Prabowo Subianto tidak mengakomodasi suara politik Palestina.

Dalam pertemuan perdana BoP di Washington, Kamis (19/2) lalu, Ikrar menyebut lembaga itu tidak menggariskan peta jalan kemerdekaan Palestina.

Selain itu, mantan diplomat RI tersebut menyoroti BoP yang tidak mengakui secara ekplisit penjajahan dan genosida di Palestina.

Menurutnya, hal ini akan menjadi masalah karena akan melakukan rekonstruksi Gaza tanpa mengakui bahwa wilayah tersebut adalah bagian Palestina.

"Adakah dalam BoP itu roadmap untuk kemerdekaan Palestina? Nggak ada, itu yang kemudian kita khawatirkan. Kalau dikatakan KSAD bahwa nanti yang kita kirim tentara untuk zeni, pertanyaan saya, dia mau bangun di mana?" kata Ikrar Nusa Bhakti dalam prorgram "Bola Liar" KompasTV, Jumat (20/2).

"Buat saya, Gaza itu tanah masyarakat Palestina, bukan tanah Israel, bukan tanah (Jared) Kushner, anak mantu Trump. Katanya Trump, nanti kita sediakan anggaran 70 miliar USD, where's the money come from? Dan itu juga tanah siapa mau dia bangun seenaknya?," imbuhnya mempertanyakan.

Baca Juga: Indonesia Jadi Deputi Komandan ISF, Pakar Soroti Kans Terlibat Pelucutan Hamas

Ikrar menanggapi pernyataan Staf Khusus Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Respiratori Saddam Al-Jihad yang menyebut BoP juga diisi perwakilan Palestina.

Menurutnya, komite dalam BoP tidak mewakili Otoritas Palestina yang menjadi representasi politik resmi negara Palestina.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Deni-Muliya

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • board of peace
  • otoritas palestina
  • jalur gaza
  • ikrar nusa bhakti
  • prabowo subianto
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Neraca Pembayaran 2025 Alami Defisit Pertama dalam 7 Tahun, Inikah Sebabnya?
• 19 jam lalubisnis.com
thumb
Thariq Halilintar Siap Tempuh Jalur Hukum Bagi Penghina Putranya
• 20 jam lalucumicumi.com
thumb
Trump Siapkan Tarif Global 10% usai Bea Resiprokal Dibatalkan Mahkamah Agung AS
• 13 jam lalubisnis.com
thumb
Jadwal Imsak Bandar Lampung Sabtu 21 Februari 2026, Lengkap Bacaan Niat Puasa
• 12 jam lalurctiplus.com
thumb
Safari Ramadan Ala Gelora Parepare, Pererat Silaturahmi dan Hadirkan Kepedulian untuk Masyarakat
• 6 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.