Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto melanjutkan kunjungan ke wilayah terdampak bencana di Jawa Tengah
IDXChannel - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto melanjutkan kunjungan ke wilayah terdampak bencana di Jawa Tengah.
Kepala BNPB berdialog dengan pemerintah daerah setempat dan meninjau progres perbaikan tanggul jebol di Desa Tinanding, Kecamatan Kebonagung Kabupaten Grobogan, Provinsi Jawa Tengah, pada Jumat (20/2/2026).
Tanggul jebol diakibatkan curah hujan tinggi sehingga debit air Sungai Tuntang yang berada di desa tersebut melimpas hingga merendam lahan dan pemukiman warga pada Senin (16/2/2026) yang lalu. Kondisi terkini, banjir berangsur surut dan tanggul dalam proses pebaikan oleh tim gabungan.
Kepala BNPB mengatakan, akibat kejadian ini sempat berdampak pada 50 desa, kini tersisa empat desa yang masih terendam. Perbaikan tanggul hingga kini masih akan terus dikebut oleh dinas terkait, mengingat dengan jebolnya tanggul ini akibatkan ruas Jalan Raya Semarang - Godong terputus.
"Per hari ini (Jumat), tersisa empat desa masih tergenang, tidak ada yang mengungsi tapi pemerintah daerah dan BNPB sudah mendorong logistik permakanan bagi warga terdampak. Secara umum penanganan banjir di Kabupaten Grobogan relatif terkendali," ujarnya melalui keterangannya, Jumat (20/2/2026).
Menurutnya, untuk mendukung percepatan penanganan, BNPB turut memberikan dukungan berupa paket sembako, pompa alkon, alat kebersihan, selimut dan matras. Pemda, baik itu Provinsi Jawa Tengah maupun Kabupaten Grobogan dapat mengusulkan kebutuhan lainnya untuk dalam rangka penanganan bencana banjir kali ini.
"Perbaikan jalan rusak dan kebutuhan yang tidak bisa dipenuhi pemda, dapat diusulkan melalui BNPB," tutur Suharyanto.
Kehadiran Kepala BNPB menindaklanjuti arahan Presiden, bahwa pemerintah pusat akan selalu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana, tidak ada yang dikesampingkan, seluruh kejadian bencana di seluruh Indonesia akan mendapatkan hak yang sama.
(kunthi fahmar sandy)





