JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan cuaca untuk wilayah Jakarta pada Sabtu (21/2/2026). Ibu Kota masuk dalam daftar wilayah yang berpotensi mengalami hujan disertai petir.
Prakirawan BMKG Masayu Franstika, menyebut fenomena ini merupakan imbas dari pembentukan awan hujan di sekitar area sirkulasi siklonik. BMKG memantau sirkulasi tersebut berada di Samudra Hindia Barat Daya Banten dan perairan utara Maluku Utara.
"Sistem-sistem ini membentuk daerah konvergensi atau konfluensi," kata Masayu dalam siaran BMKG, Jumat (20/2/2026).
Sirkulasi siklonik tersebut memanjang dari Samudra Hindia Barat Daya Banten hingga selatan Jawa Barat, serta di perairan utara Maluku Utara.
BMKG mendata kemunculan daerah konvergensi lain di berbagai wilayah. Area ini membentang mulai dari Kepulauan Riau, pesisir timur Sumatera Selatan, Selat Makassar, hingga wilayah timur seperti Laut Banda, Laut Arafuru, dan Papua Pegunungan.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca BMKG Sabtu 21 Februari 2026: 7 Wilayah Diprediksi Hujan Petir, Termasuk Jakarta
Selain konvergensi, daerah konfluensi juga terbentuk di Laut Andaman, perairan barat Sumatera, Samudra Hindia, selatan Jawa Timur hingga selatan Nusa Tenggara Barat, Laut Banda, dan Laut Arafuru.
Kombinasi dinamika atmosfer di sepanjang daerah konvergensi dan konfluensi tersebut memicu peningkatan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia.
Wilayah dengan Potensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat
Merespons kondisi atmosfer tersebut, BMKG mengimbau peningkatan kesiapsagaan untuk sejumlah daerah. Selain Jakarta, potensi hujan petir juga mengancam beberapa kota, meliputi Tanjung Pinang, Surabaya, Banjarmasin, Kupang, Gorontalo, dan Palu.
Penulis : Danang Suryo Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- cuaca Jakarta
- BMKG
- prakiraan cuaca
- sirkulasi siklonik
- cuaca 21 Februari 2026





