Liputan6.com, Jakarta - Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya menekankan pentingnya kedekatan personal dengan kepala negara untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan kedua negara.
Teddy menyebut hal ini dilakukan Presiden Prabowo Subianto saat melakukan negosiasi untuk menurunkan tarif dagang respirokal yang ditetapkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Dia mengungkapkan diplomasi dan kedekatan personal antara Prabowo dan Trump.
Advertisement
"Dalam perundingan antar negara, kedekatan personal diperlukan untuk memperoleh kesepakatan bersama yang saling menguntungkan kedua belah pihak," kata Teddy dikutip dari akun Instagram Sekretariat Kabinet, Sabtu (21/2/2026).
"Presiden Prabowo melakukan perannya sebagai seorang kepala negara/pemerintahan melalui diplomasi langsung dan kedekatan personal ke setiap kepala negara," sambungnya.
Terlebih, kata Teddy, perjanjian dagang Indonesia-AS diteken langsung oleh Presiden Prabowo dan Trump. Padahal, ada 15 kepala negara yang hadir dalam KTT Board of Peace atau Dewan Perdamaian.
"Apalagi dihari tersebut turut hadir lebih dari 15 kepala negara namun hanya Indonesia yang melakukan kesepakatan langsung," ucap dia.




