Warga di Jalan Haji Nawi, Cilandak, Jakarta Selatan, telah melakukan mediasi dengan pengelola lapangan padel yang dianggap mengganggu karena bising. Namun, warga mengaku masih belum puas terhadap hasil mediasi tersebut.
"Terkait mediasi kemarin, sejujurnya hasilnya belum sepenuhnya memuaskan bagi kami selaku warga terdampak," kata warga sekitar bernama Naufal (27) saat dihubungi, Sabtu (21/2/2026).
Naufal mengaku ingin kondisi lingkungan rumahnya kembali tenang. Dia pun berharap segera adanya solusi terkait persoalan tersebut.
"Aku mengharapkan suasana sebelumnya yang tenang di rumah kami kembali seperti sedia kala. Tanpa adanya terdengar suara teriakan dari orang yang bermain padel dan suara bunyi raket memukul bola," ujarnya.
"Entah caranya dengan penutupan operasional ataupun soundproofing dari sisi padel yang efektif itu yang sedang kami usahakan bersama pihak pemerintah, pengelola padel dan keluarga yang terdampak," lanjutnya.
Meski begitu, Naufal mengaku tetap menghargai hasil mediasi tersebut. Berdasarkan informasi yang diperolehnya, pihak pengelola akan menghentikan sementara operasional lapangan padel selama Ramadan.
"Kami menghargai perkembangan terbaru hari ini di mana pihak pengelola lapangan padel dan Pak Lurah sudah mengonfirmasi bahwa operasional akan dihentikan sementara selama bulan Ramadan," ujarnya.
"Dari informasinya, langkah penghentian sementara ini diambil untuk fokus proses pengerjaan soundproofing (peredam suara)," sambungnya.
Namun, Naufal memastikan akan tetap memantau perkembangan selanjutnya. Dia berharap solusi tersebut dapat berjalan efektif demi kenyamanan warga.
"Kami akan terus memantau perkembangannya untuk memastikan solusi ini efektif dan kenyamanan warga benar-benar kembali seperti semula," ujarnya.
(amw/eva)





