Pembangunan koperasi Merah Putih terus berlanjut dengan progres yang menjanjikan. Hingga saat ini, sudah ada 1.000 unit Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) yang selesai dibangun.
Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, mengungkapkan bahwa saat ini, progres pembangunan 29.000 koperasi baru mencapai 20%. Koperasi-koperasi ini diharapkan tidak hanya akan menjadi gedung fisik, tetapi juga pusat kegiatan ekonomi yang bisa memberdayakan masyarakat lokal.
"Yang sekarang sudah selesai dibangun 1.000 (unit), yang sedang dibangun tapi persentasenya itu baru 20%, rata-rata itu jumlahnya sudah hampir 29 ribuan," ujar Ferry Juliantono di kantornya, Jakarta Selatan, Rabu (18/2).
Dengan rata-rata pembangunan yang ada, Ferry Juliantono optimis semua koperasi dapat selesai dibangun hingga 29 Mei mendatang. Ia menekankan pentingnya persiapan operasional setelah proses pembangunan fisik selesai.
"Jadi, asumsinya kalau sekarang 20% ya di bulan April-Mei lah itu sudah selesai 100% dibangun. Nah, itu kan membutuhkan persiapan-persiapan untuk mengoperasionalkannya, baik dari sistemnya, baik dari SDM-nya dan lain sebagainya," tambah Ferry.
Meski ada tantangan, Kemenkop berkomitmen untuk memastikan bahwa semua aspek telah dipersiapkan sebelum koperasi berfungsi.
Rencana Pengembangan Selanjutnya Gelombang Pembangunan BerikutnyaMenyusul keberhasilan penyelesaian 1.000 unit, Kemenkop merencanakan gelombang berikutnya pada Agustus hingga September. Dalam gelombang baru ini, diharapkan akan ada puluhan ribu unit lagi yang akan dibangun.
"Nanti gelombang yang berikutnya mungkin Agustus-September akan ada lagi puluhan ribu lagi dan seterusnya," terang Ferry Juliantono.
Langkah Ke Depan Hingga 80.000 UnitSetelah tahap awal dengan 29.000 unit, target jangka panjang mencakup pembangunan hingga 80.000 unit Koperasi Merah Putih. Kerangka kerja untuk mencapai target ini sudah disusun.
Kemenkop juga berkomitmen untuk terus mendorong implementasi rencana tersebut pada semester kedua tahun yang sama.
Dengan pertumbuhan yang pesat, harapannya adalah agar masyarakat dapat segera merasakan manfaat dari keberadaan koperasi baru di lingkungan mereka.
Manfaat Koperasi Merah Putih bagi Masyarakat Menciptakan Lapangan KerjaDalam konteks pembangunan Koperasi Merah Putih, penciptaan lapangan kerja menjadi salah satu manfaat paling signifikan. Dengan semakin banyaknya koperasi yang beroperasi, diharapkan tercipta berbagai jenis pekerjaan baru yang dapat diisi oleh masyarakat setempat.
Meningkatkan Ekonomi LokalKoperasi Merah Putih diharapkan dapat memberikan dorongan positif terhadap ekonomi lokal. Dengan meningkatkan kapasitas produksi dan distribusi barang, koperasi ini dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan akses lebih baik ke pasar. Selain itu, adanya koperasi dapat memperkuat jaringan ekonomi lokal dan meminimalisir ketergantungan pada produk luar daerah.
Pemberdayaan Masyarakat Desa/KelurahanPemberdayaan masyarakat merupakan inti dari seluruh proyek Koperasi Merah Putih. Dengan membangun koperasi, diharapkan masyarakat desa dan kelurahan dapat merasakan keuntungan dari partisipasi aktif mereka dalam ekonomi. Koperasi memberikan kesempatan bagi mereka untuk berkontribusi dalam pengambilan keputusan dan pengembangan ekonomi setempat, menciptakan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap kemajuan daerah mereka.





