Mencicipi Takjil Kolak Viral yang Selalu Ramai di Mangga Besar

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Hiruk pikuk menjelang waktu berbuka puasa di kawasan Mangga Besar, Tamansari, Jakarta Barat dipenuhi para pemburu takjil.

Salah satu lapak yang paling banyak dituju oleh warga di waktu ngabuburit ialah sebuah penjual kolak yang berlokasi di Jalan Raya Mangga Besar, tepat di depan Kantor Cabang Bank BJB seberang Stasiun Mangga Besar.

Lapak kolak tersebut tengah viral di media sosial karena digadang-gadang menawarkan rasa yang otentik hingga menimbulkan antrean puluhan warga.

Baca juga: Ramainya War Takjil Kolak Viral di Mangga Besar, Ludes Sebelum Waktu Berbuka

Kompas.com pun mencoba menjawab langsung rasa penasaran terhadap kuliner kaki lima yang selalu ludes diburu pencari takjil ini.

Kompas.com tiba di tempat penjual kolak tersebut sekitar pukul 16.30 WIB, saat para pelanggan setia sudah mengerumuni lapak.

Aroma wangi daun pandan dan manisnya gula merah tercium pekat dan menjadi daya tarik bagi para pejalan kaki yang tengah melintas.

Sekitar 20 orang pun rela mengantre dan saling berdesakan untuk menyebutkan satu persatu pesanan spesifiknya masing-masing.

Tak jarang, pembeli yang merasa pesanannya belum direspons oleh para pelayan yang berjumlah empat orang itu mengulangi pesanannya hingga dua bahkan tiga kali.

Di atas deretan meja kayu, tersaji belasan panci raksasa berisi kuah kolak dan aneka isian takjil yang menggugah selera.

Meski antrean pesanan tengah ramai-ramainya, ternyata hanya butuh waktu sekitar 10 menit hingga pesanan saya siap di tangan.

Hal ini berkat kecepatan tangan empat pelayan lapak yang bergerak cekatan mengambil isian kolak ke dalam kantong plastik bening, seolah sudah sangat hafal ritme kerja mereka.

Tangan-tangan para pelayan yang berhadapan itu seolah saling menyilang satu sama lain untuk menimba isian kolak.

Baca juga: Penjual Kolak Viral di Mangga Besar, Raup Pendapatan hingga Rp 3 Juta Sehari

Mencicipi rasa otentik

Membayar Rp 20.000 untuk satu bungkus, saya dikejutkan dengan ukuran porsinya yang cukup besar.

Satu porsi kolak di lapak milik Pak Tri ini diperkirakan bisa dinikmati oleh dua hingga tiga orang sekaligus untuk berbuka puasa.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Saat waktu berbuka tiba, saya pun membuktikan sendiri keistimewaan kolak yang tengah viral di media sosial ini.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kasus Bullying Siswa ABK, Keluarga: Perlakuan Tidak Menyenangkan Terjadi Sejak Masuk Sekolah
• 1 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Ditangkap di Ukraina, Tentara Korut Ogah Dipulangkan, Pilih ke Korsel
• 5 jam laludetik.com
thumb
Menelusuri 3 Masjid Tertua di Cirebon yang Masih Berdiri
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
ESDM Remikan Proyek Pipa Transmisi Gas Dusem, Investasi Rp6,5 Triliun
• 22 jam laluidxchannel.com
thumb
Kim Jong-Un Buka Kongres Partai Pekerja, Sebut Korea Utara Masuki Level Baru Kepercayaan Diri
• 22 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.