Penulis: Octavian Dwi
TVRINews,Nusantara
Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar melakukan kunjungan kerja di Masjid Negara, Ibu Kota Nusantara (IKN), Jumat, 20 Februari 2026. Menag dalam khutbah Salat Jumatnya menegaskan bahwa masjid memiliki peran strategis, tidak hanya berperan sebagai rumah ibadah saja, namun juga sebagai pusat pemberdayaan dan pembinaan umat.
“Masjid ini harus menjadi tempat untuk memberdayakan umat. Masjid ini akan menjadi mercusuar toleransi, simbol pemersatu umat, rumah besar untuk kemanusiaan,” ujar Nasaruddin.
Usai pelaksanaan Salat Jumat, Menag melanjutkan agenda dengan meninjau pembangunan Gereja Basilika Santo Fransiskus Xaverius yang progresnya telah memasuki tahap akhir.
“Di seberang Masjid Negara, juga tengah dibangun Gereja Besar (Basilika) yang akan menjadi pusat peribadatan umat Katolik di kawasan OIKN. Progres pembangunannya kini telah memasuki tahap akhir dan segera difungsikan,” kata Menag saat peninjauan.
Menag menyampaikan bahwa pembangunan rumah ibadah di kawasan IKN tidak hanya diperuntukkan bagi satu agama, melainkan seluruh umat beragama di Indonesia.
“Insya Allah, di bawah arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto serta dukungan penuh Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, kawasan ini akan menghadirkan rumah ibadah bagi seluruh agama di Indonesia sebagai simbol persatuan, toleransi, dan harmoni dalam keberagaman,” pungkasnya.
Imam besar Masjid Istiqlal tersebut juga menyampaikan bahwa kehadiran rumah ibadah seluruh agama menjadi penegasan bahwa Indonesia dibangun berdasarkan asas saling menghormati dan kebersamaan.
Editor: Redaksi TVRINews





