Menlu Pastikan Indonesia Perhatikan Keamanan dan Kesejahteraan 8.000 Prajurit yang Dikirim ke Gaza

kompas.com
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono memastikan Indonesia akan memperhatikan keamanan dan kesejahteraan 8.000 prajurit yang dikirim ke Gaza untuk bergabung dalam Pasukan Stabilisasi Internasional (International Stabilization Force/ISF).

Menurutnya, keamanan menjadi tanggung jawab Indonesia yang tergabung dalam Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP).

Posisi Indonesia sebagai Wakil Komandan ISF pun memperbesar komitmen tersebut.

"Saya kira itu yang menjadi tanggung jawab kita semua dan keberadaan kita di Board of Peace, kemudian keberadaan kita sebagai Deputy Commander Operasi, saya kira akan memperbesar keyakinan dan kemungkinan bahwa keamanan prajurit itu tetap bisa jadi yang utama," kata Sugiono dalam keterangannya di Washington DC, AS, dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (21/2/2025).

Baca juga: Menlu Ungkap Sumber Biaya untuk Kirim 8.000 Pasukan ISF dari Indonesia ke Gaza

Sugiono tidak memungkiri, setiap operasi memiliki risiko.

Kendati demikian, pemerintah Indonesia telah menyampaikan national caveats atau batasan nasional dalam pelaksanaan mandat tersebut, termasuk tidak terlibat dalam operasi tempur ofensif.

Pasukan Indonesia hanya akan melakukan tindakan defensif dalam rangka mempertahankan diri apabila menghadapi ancaman langsung.

"Kalau namanya operasi, operasi tentara gitu ya, ya tentu saja ada risiko, makanya juga kemarin kan disampaikan ada tantangan-tantangan yang kita hadapi makanya kita perlu suatu mandat yang jelas pertama, kemudian rule of engagement yang jelas, karena kita juga tidak mau prajurit kita jadi korban di luar misi yang sedang dilaksanakan," beber dia.

Baca juga: Menlu Ungkap Indonesia Tak Setor Dana Apa Pun ke BoP, Kontribusinya Lewat Pasukan Perdamaian

Sementara itu terkait kesejahteraan, Sugiono menyebut, TNI sudah memiliki standarisasinya tersendiri yang akan dipegangnya.

"Kesejahteraan sosial ya kesejahteraan prajurit sebagai penjaga perdamaian kan udah ada indeksnya juga kan," tandas Sugiono.

Sebelumnya diberitakan, pemerintah Indonesia siap mengirim pasukan TNI untuk perdamaian di Gaza, menyusul bergabungnya Indonesia menjadi Pasukan Stabilisasi Internasional.

Adapun kepastian ini disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri KTT Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) bersama Presiden AS Donald Trump dan sejumlah pemimpin negara lain di Washington DC, AS, pekan ini.

Kepala Negara bahkan berkomitmen, jumlah yang dikirim bisa lebih dari 8.000 orang tergantung dengan kebutuhan.

Baca juga: Menlu Sebut Rencana BoP Kirim Pasukan Perdamaian Direstui Palestina

"Pencapaian gencatan senjata itu nyata, kami memuji hal ini. Dan oleh karena itu, kami menegaskan kembali komitmen kami untuk menyumbangkan sejumlah besar pasukan, hingga 8.000 atau lebih jika diperlukan," kata Prabowo dalam KTT BoP, Kamis (19/2/2026) waktu setempat.

Selepas acara, mantan Menteri Pertahanan ini menyatakan, pengiriman pasukan akan terlaksana dalam waktu dekat.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Menurutnya, pengiriman kelompok awal untuk misi perdamaian Gaza itu kemungkinan berlangsung dalam dua bulan ke depan.

“Mungkin, ya kelompok-kelompok advance, mungkin tidak lama lah, mungkin 1-2 bulan ini,” ungkap Prabowo.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dokter: Minum 10 Gelas Air Saat Sahur dan Buka Agar Tubuh Tetap Terhidrasi
• 13 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Kapolda Sumsel Sebut Sinergi dengan Tokoh Agama Kunci Utama Jaga Kamtibmas
• 20 jam laluokezone.com
thumb
OJK Dalami 32 Kasus Pasar Modal, Targetkan Influencer Saham?
• 20 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Program Digitalisasi Pembelajaran Capai 100 Persen untuk IFP di SMA
• 12 jam lalutvrinews.com
thumb
1 Tahun Kepemimpinan MULIA, Pertumbuhan Ekonomi Makassar Lampaui Nasional
• 11 jam lalucelebesmedia.id
Berhasil disimpan.