Di bulan Ramadan, sore hari sering menjadi “jam rawan” bagi anak-anak yang sedang belajar puasa. Energi mulai menurun, rasa lapar dan haus semakin terasa, sementara waktu berbuka masih terasa lama. Tak heran jika drama kecil kerap muncul menjelang magrib.
Agar anak tidak terus fokus pada rasa lapar, Anda bisa mengalihkan perhatiannya dengan aktivitas yang menyenangkan sekaligus bermakna. Selain membantu waktu terasa lebih cepat, momen ini juga bisa jadi kesempatan bonding dan menanamkan nilai Ramadan sejak dini.
8 Kegiatan Seru agar Anak Tidak Rewel saat PuasaBerikut beberapa aktivitas yang bisa dicoba:
1. Membuat Takjil Bersama
Libatkan anak dalam tugas sederhana seperti menyusun kurma, menuang sirup, atau menghias puding. Anak akan merasa punya peran menjelang waktu berbuka.
2. Story Time Kisah Nabi
Cerita ringan dengan pesan moral bisa membantu mengalihkan fokus dari rasa lapar sekaligus menanamkan nilai kebaikan.
3. Menghafal Doa Pendek
Gunakan cara menyenangkan seperti tebak kata atau sambung ayat agar anak lebih semangat.
4. Craft Ramadan DIY
Membuat amplop THR atau kartu Lebaran dapat melatih kreativitas dan motorik halus.
5. Kalender Puasa dengan Stiker
Ajak anak menempel stiker setiap hari setelah berhasil berpuasa. Cara ini bisa meningkatkan motivasi.
6. Jar Kebaikan Ramadan
Tulis satu kebaikan setiap hari lalu masukkan ke dalam toples. Di akhir Ramadan, buka bersama sebagai bentuk apresiasi.
7. Jalan Santai Ringan
Aktivitas fisik ringan boleh dilakukan selama anak tidak tampak lemas atau dehidrasi. Hindari aktivitas berat menjelang berbuka.
8. Role play Pedagang Takjil
Permainan peran bisa melatih imajinasi, komunikasi, dan membuat suasana lebih menyenangkan.
Dengan kegiatan yang tepat, waktu menjelang magrib tak lagi terasa panjang. Drama sore pun bisa berubah menjadi momen hangat dan penuh cerita di bulan Ramadan.





