JAKARTA, KOMPASTV - Penasihat Ahli Kapolri Aryanto Sutadi menegaskan bahwa langkah Bonatua yang memperoleh salinan ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo tidak berpengaruh terhadap proses hukum yang sedang berjalan.
Menurut Aryanto, upaya Bonatua melapor ke Komisi Informasi Publik (KIP) dan menempuh jalur lain merupakan bagian dari strategi pembuktian untuk menguatkan dugaan bahwa ijazah tersebut palsu.
“Dipikirnya itu akan membantu dia bisa memenangkan dalam kasusnya sengketa dengan Pak Jokowi yang sudah dilaporkan sekarang ini. Tetapi kalau bagi penyidik gitu itu mereka mau menang di mana-mana di MK menang dan sebagainya itu enggak ada kaitannya dengan proses perjalanan berkas ini,” ujar Aryanto dalam wawancara dengan KompasTV Digital, Selasa (17/2/2026).
Namun, Aryanto menegaskan bahwa hasil di forum lain, termasuk jika ada kemenangan di Mahkamah Konstitusi atau lembaga lain, tidak berkaitan dengan proses pidana yang kini sudah memasuki tahap pemberkasan dan telah dilimpahkan ke kejaksaan.
“Berkas ini sudah sampai ke jaksa. Kemenangan di pengadilan lain tidak ada kaitannya dengan proses perjalanan berkas yang sekarang,” katanya.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Produser: Yuilyana
Thumbnail Editor: Aqshal
Baca Juga: Anggota Brimob Diduga Aniaya Pelajar hingga Tewas di Maluku, Mabes Polri Sampaikan Permintaan Maaf
Penulis : Yuilyana
Sumber : Kompas TV
- ijazah jokowi
- penasihat ahli kapolri
- bonatua silalahi




