‎Striker Asing PSM Makassar Bicara Soal Liga Bergulir di Bulan Ramadan, Ungkap Tantangan Bermain Sambil Berpuasa

tvonenews.com
11 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Bulan suci Ramadan kerap menghadirkan cerita tersendiri di kompetisi sepak bola, termasuk dari Indonesia. Para pemain asing tak luput dalam merayakan momen spesial tersebut. 

‎Terutama bagi pemain asing yang merumput di Tanah Air beragama muslim. Mereka tak hanya dituntut menjaga performa, tetapi juga menjalani ibadah puasa di tengah jadwal padat pertandingan.

‎Situasi itu kini tengah dijalani oleh penyerang anyar PSM Makassar, Sheriddin Boboev. Striker asal Tajikistan tersebut mulai merasakan atmosfer khas Ramadan bersama klub barunya.

‎Di tengah momen religius tersebut, Boboev sukses mencatatkan gol perdananya di ajang Super League. Gol itu menjadi catatan penting dalam perjalanan awalnya musim ini.

‎Torehan tersebut lahir saat PSM melakoni laga tandang menghadapi Persija Jakarta pada Jumat (20/2/2026) malam. Pertandingan itu sendiri berlangsung di Jakarta Internasional Stadium (JIS). 

‎Walau PSM Makassar mampu menjebol gawang lawan hingga menyamakan kedudukan, namun tim tamu tetap harus pulang dengan kekalahan 1-2.

‎Bagi Boboev, gol itu terasa spesial karena menjadi yang pertama sejak bergabung dengan skuad Juku Eja. Ia berharap momentum tersebut bisa membuka jalan untuk kontribusi yang lebih besar di laga-laga berikutnya.

‎Ramadan sendiri bukan pengalaman baru bagi pemain berusia 26 tahun tersebut. Ia mengaku sudah cukup terbiasa bertanding dalam kondisi berpuasa.

‎Pengalaman merumput di Malaysia sebelumnya menjadi bekal penting baginya. Kondisi cuaca dan atmosfer kompetisi di Asia Tenggara dinilai tidak jauh berbeda.

‎"Saya sudah punya pengalaman sebelumnya melakukan puasa di Malaysia," ujar Boboev usai laga, Jumat (20/2/2026). 

‎"Cuacanya hampir sama, ya sama dengan yang ada di sini. Saya kira tidak terlalu sulit," tambahnya.

‎Pernyataan itu menggambarkan keyakinannya dalam menjaga kondisi fisik selama bulan suci. Ia merasa tubuhnya sudah beradaptasi dengan pola latihan dan pertandingan saat berpuasa.

‎Meski begitu, Boboev tidak menutup mata bahwa performanya belum mencapai titik terbaik. Ia menyadari masih membutuhkan waktu untuk benar-benar menyatu dengan permainan tim.

‎Sheriddin Boboev merasa ia seharusnya bisa bermain jauh lebih baik. Saat ini proses adaptasi eks penggawa Penang FC itu terus berjalan bersama PSM Makassar.

‎"Saya kira saya belum secara penuh beradaptasi terhadap lingkungan baru ini," kata pemain Tajikistan tersebut. 

‎"Namun, saya percaya dari satu pertandingan ke pertandingan yang lain, saya akan membaik," sambungnya. 

‎Optimisme tersebut menjadi sinyal bahwa sang striker belum menunjukkan seluruh potensinya. Ia bertekad terus meningkatkan kualitas permainan demi membantu PSM meraih hasil positif.

‎Perbedaan kondisi alam antara Indonesia dan negara asalnya juga sempat ia singgung. Namun, faktor itu dinilai bukan hambatan besar dalam menjalani ibadah maupun aktivitas profesionalnya.

‎"Cuaca juga berbeda di sini dibandingkan dengan di negara saya. Terkait puasa, saya kira tidak masalah. Hal yang sama yang saya lakukan dari waktu ke waktu," pungkasnya.  ‎(igp/fan) 
 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ammar Zoni: Puasa Tahun Ini Sangat Berat
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Presiden Lebanon Kutuk Serangan Israel yang Tewaskan 12 Orang
• 10 jam laludetik.com
thumb
Impor Pikap India Bisa Perparah Tekanan Pabrikan RI
• 17 jam laluviva.co.id
thumb
Menlu Pastikan Indonesia Perhatikan Keamanan dan Kesejahteraan 8.000 Prajurit yang Dikirim ke Gaza
• 16 jam lalukompas.com
thumb
Populer: AS Minta Syarat Halal Dilonggarkan; MA Batalkan Tarif Trump
• 1 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.