Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengungkap isi pembicaraan dengan Presiden Amerika Serikat Donald J Trump di sela-sela KTT Board of Peace perdana di Washington DC.
Dalam pertemuan itu, Prabowo menjelaskan keduanya membahas terkait perundingan tarif dagang yang berjalan cukup lama.
"Iya, kita bahas masalah perdagangan di antara kedua negara. Perundingan sudah cukup lama, akhirnya ketemu saling menguntungkan, saling menghormati. Saya kira bagus," kata Prabowo di Washington DC, Amerika Serikat, Sabtu (21/2).
Prabowo menuturkan, Indonesia adalah salah satu negara yang cukup lama melakukan perundingan dagang dengan Amerika.
"Intinya itu kita kan termasuk yang paling... mungkin paling lama ya berunding soal tarif itu, perdagangan. Tapi baguslah hasilnya," ucapnya.
Indonesia dan Amerika Serikat menandatangani perjanjian dagang. Tapi berbeda, kali ini, perjanjian ditandatangani langsung oleh kedua pemimpin negara.
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump duduk bersama, meneken langsung perjanjian dagang kedua negara. Ada sejumlah kesepakatan yang menemui titik temu antara kedua negara.
Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya mengatakan, kesepakatan ini tak lepas dari kedekatan Prabowo dan Trump. Kelancaran perjanjian ini jadi hasil perundingan kedua kepala negara.
"Dalam perundingan antar negara, kedekatan personal diperlukan untuk memperoleh kesepakatan bersama yang saling menguntungkan kedua belah pihak," tulis Teddy dikutip dari akun instagram @sekretariat.kabinet, dikutip Jumat (20/2).





