Baca Apa Setelah Shalat Tarawih? Ustaz Syafiq Riza Basalamah Jelaskan Zikir dan Doanya

tvonenews.com
7 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Bulan Ramadhan identik dengan ibadah malam yang penuh berkah, salah satunya adalah shalat tarawih.

Namun, banyak umat Muslim yang masih bertanya-tanya, apa sebenarnya bacaan atau doa yang sebaiknya dibaca setelah shalat tarawih sebelum dilanjutkan dengan shalat witir?

Pertanyaan ini dijawab langsung oleh Ustaz Syafiq Riza Basalamah dalam salah satu kajiannya.

Beliau menjelaskan bahwa tidak ada bacaan atau doa tertentu yang secara khusus disyariatkan setelah shalat tarawih.

Artinya, seseorang bebas melakukan amalan apa saja pada jeda waktu tersebut, baik itu zikir, istighfar, atau berdoa sesuai kebutuhan.

“Jadi sebenarnya nggak ada bacaan khusus, jadi tidak ada bacaan khusus setelah itu karena bisa jadi langsung nyambung shalatnya atau mau doa, mau berzikir apa saja bebas sebenarnya, tak ada masalah," ujar Ustaz Syafiq.

Menurutnya, yang paling penting adalah menjaga kekhusyukan dan keikhlasan hati dalam berzikir dan berdoa.

Ramadhan adalah bulan penuh kesempatan untuk memperbanyak amalan, termasuk dzikir dan istighfar di sela-sela tarawih.

"Jadi abis shalat istirahat mau istighfar, meminta ampun sama Allah, mau berdoa, mau ngaji karena memang waktu itu waktu bebas berdoa dan berzikir. Mau baca apa saja silakan di antara dua rakaat dua rakaat itu,” jelasnya.

Meski demikian, berbeda halnya dengan zikir dan doa setelah shalat witir, karena Rasulullah SAW mencontohkan bacaan yang spesifik selepas witir.

Berdasarkan hadis riwayat At-Thabrani, setelah menunaikan shalat witir, Nabi SAW membaca dzikir tertentu sebagai bentuk pengagungan kepada Allah SWT.

Dari Ubay bin Ka’ab RA, diriwayatkan:

"Adalah Rasulullah SAW melakukan shalat witir dengan membaca surat Sabbihisma rabbikal a'la (Al-A’la), surat Qul ya ayyuhal kafirun (Al-Kafirun), dan surat Qul huwallahu ahad (Al-Ikhlas). Apabila telah selesai salam, beliau membaca ‘Subhanal malikil quddus’ tiga kali, dengan memanjangkan suaranya pada bacaan yang ketiga. Kemudian beliau membaca ‘Rabbil malaikati war-ruh’." (HR. At-Thabrani dalam Mu’jam al-Ausath no. 8115).

Zikir “Subhanal Malikil Quddus” memiliki makna mendalam, yaitu menyucikan Allah sebagai Raja Yang Maha Suci.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Asido Hutabarat: Wajib Ada Mediasi Sebelum Perkara Perdata Masuk Pengadilan
• 14 jam lalujpnn.com
thumb
Jepang Larang Pakai Powerbank di Pesawat Mulai April 2026
• 20 jam laluidxchannel.com
thumb
Pecinan Glodok Sempat Bersih dari PKL, Kini Kembali Banyak Lapak dan Parkir Liar
• 16 jam lalukompas.com
thumb
Hadiri HUT KSPSI-Harpekindo, Kapolri Tegaskan Komitmen Polri Kawal Hak Buruh dan Iklim Investasi
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Carlos Alcaraz Tumbangkan Rublev, Tantang Fils di Final Qatar Terbuka
• 23 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.