Revitalisasi Tuntas, Kepala SMPN 1 Balung Bersyukur Kini Sekolah Aman dari Banjir

realita.co
3 jam lalu
Cover Berita

JEMBER (Realita) – Kepala SMP Negeri 1 Balung, M. Rohiem, menyampaikan rasa terima kasih atas program revitalisasi satuan pendidikan yang kini membuat sekolahnya lebih layak dan aman dari banjir. Ia menyebut, bantuan tersebut membawa perubahan besar, tidak hanya bagi SMPN 1 Balung, tetapi juga sekolah-sekolah lain di Kabupaten Jember.

“Saya mewakili SMPN 1 Balung, mewakili kepala sekolah se-Kabupaten Jember mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,” ujar Rohiem, saat menyampaikan sambutan dalam peresmian revitalisasi satuan pendidikan eleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Abdul Mu'ti, di SMP N 1 Balung, Sabtu, (21/02/2026).

Baca juga: Bupati Jember Rayu Mendikdasmen, Ajukan 300 Sekolah Rusak untuk Direvitalisasi Tahun 2026

Ia menyampaikan salam hormat kepada Presiden Prabowo Subianto melalui Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI terkait yang telah menggulirkan program revitalisasi satuan pendidikan. Menurutnya, program tersebut menjadikan banyak sekolah di Jember berubah lebih baik.

“Salam saya Bapak Menteri kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah berkenan memberikan sumbangan berupa program revitalisasi satuan pendidikan sehingga sekolah kita semua di Jember mendapatkan bantuan dan sekarang menjadi sekolah yang berubah menjadi baik,” ungkapnya.

Ucapan terima kasih juga ia tujukan kepada Menteri yang telah memperjuangkan program tersebut hingga bisa dirasakan manfaatnya oleh sekolah-sekolah. Selain itu, ia mengapresiasi dukungan Bupati Jember Muhammad Fawait yang mendorong peningkatan kualitas pendidikan.

“Yang ketiga saya sampaikan ucapan terima kasih kepada Gus Fawait yang telah mendorong kami kepala sekolah semuanya di Kabupaten Jember untuk meningkatkan kualitas diri, kualitas sarana, kualitas SDM dan yang terpenting ujungnya adalah kualitas anak-anak didik kita,” tegasnya.

Rohiem menjelaskan, sebelum revitalisasi dilakukan, kondisi SMPN 1 Balung cukup memprihatinkan. Sejak ia dimutasi dari SMP 2 Rambipuji pada 2022, sekolah tersebut kerap terdampak luapan air sungai di samping area sekolah.

“Kondisinya setiap kali sebelah sungai itu airnya melimpah maka teras sekolah kami ikut kebanyakan air. Artinya kalau jam-jam mengajar anak-anak kami harus kesulitan karena harus menyeberangi selokan-selokan yang banjir karena lantainya rendah,” jelasnya.

Selain persoalan banjir, keterbatasan ruang kelas juga menjadi tantangan. Dari 20 ruang kelas yang tersedia, sekolah harus menampung 24 rombongan belajar sehingga empat kelas terpaksa menempati ruang laboratorium dan multimedia.

Baca juga: Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi Sekolah di Jember, Target 2026 Tambah 71 Ribu Satuan Pendidikan

“Yang 20 kelas itu harus diisi 24 rombel. Sehingga ada empat kelas yang kami titipkan di ruang belajar lainnya, ada yang di lab, ada yang di ruang multimedia,” katanya.

Melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik), pihak sekolah kemudian mengusulkan bantuan rehabilitasi. Pada 2025, SMPN 1 Balung memperoleh tujuh menu kegiatan revitalisasi dengan total anggaran mencapai Rp4 miliar lebih.

“Alhamdulillah di tahun 2025 kami mendapatkan tujuh menu dan mendapatkan anggaran terbesar se-Kabupaten Jember. Nilainya Rp4.202.000.000 dan semuanya itu berupa uang tetapi ada di rekening,” ujarnya.

Dana tersebut digunakan untuk membangun empat ruang kelas baru sehingga kekurangan ruang belajar dapat teratasi. Ruang laboratorium dan multimedia pun kini kembali difungsikan sebagaimana mestinya.

Baca juga: Permudah Revisi Adminduk, Dispenduk Jember Gandeng Pengadilan Negeri

“Sehingga kekurangan yang empat kelas tadi bisa disubstitusi menjadi cukup dan kami bisa mengalihkan ruang-ruang yang sebelumnya dijadikan kelas, kita kembalikan lagi fungsinya seperti semula,” tambahnya.

Tak hanya itu, revitalisasi juga mencakup pembangunan dua unit toilet baru, rehabilitasi tujuh ruang kelas, dua ruang laboratorium, satu unit toilet tambahan, serta perbaikan ruang UKS, BK, dan administrasi.

Dengan rampungnya seluruh pekerjaan tersebut, Rohiem menegaskan kondisi sekolah kini jauh lebih nyaman dan aman, termasuk terbebas dari persoalan banjir yang sebelumnya kerap mengganggu proses belajar mengajar.

“Kini sekolah kami jauh lebih baik dan aman. Anak-anak bisa belajar dengan nyaman tanpa khawatir banjir lagi,” pungkas Rohiem.(R-dy).

Editor : Redaksi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polda Metro Kebut Lengkapi Berkas Perkara Richard Lee
• 18 jam laluokezone.com
thumb
Prabowo Dapat Jersey Reece James saat Bertemu Pemilik Chelsea di AS
• 2 jam laludetik.com
thumb
Polri Minta Maaf soal Dugaan Oknum Brimob Aniaya Tewas Siswa di Maluku
• 13 jam laludetik.com
thumb
Hilirisasi Energi Terbarukan, Jalan Baru Industrialisasi Indonesia
• 1 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Pertamina Bakal Impor Migas Rp253,3 Triliun dari AS Lewat Tender Terbuka
• 14 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.