PERSIJAP Jepara menaklukkan Persebaya Surabaya dengan skor 3-1 dalam lanjutan Liga Superleague 2025/2026 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Sabtu (21/2) malam. Kemenangan ini menjadi ajang balas dendam Laskar Kalinyamat atas Bajol Ijo.
Sejak awal laga, Persijap Jepara dan Persebaya Surabaya tampil dengan kekuatan penuh. Pelatih Persijap, Mario Lemos, menurunkan tujuh pemain asing, yakni D Brito, Tiri, B Martinez, B Herrera, Lucas Morelatto, Carlos Franca, dan Iker Guarrotxena. Sementara pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, memainkan Gustavo Fernandes, Leo Lelis, Jefferson da Silva, Milos Raickovic, Francisco Rivera, Bruno Moreira, dan Gali Freitas.
Kedua tim langsung bermain terbuka. Jual beli serangan terjadi sejak menit awal, namun rapatnya lini pertahanan membuat peluang belum berbuah gol.
Gol pembuka tercipta pada menit ke-32. Berawal dari serangan balik cepat, Lucas Morelatto melewati dua pemain Persebaya dan mengirim umpan terobosan kepada Iker Guarrotxena. Penyerang asal Spanyol itu menusuk ke kotak penalti dan mengecoh kiper Ernando Ari sebelum menceploskan bola ke gawang. Skor berubah 1-0 untuk tuan rumah.
Tertinggal satu gol, Persebaya meningkatkan intensitas serangan. Dua menit berselang, Bruno Moreira melepaskan tembakan ke arah gawang Persijap, namun bola melenceng. Pada menit ke-36, Gustavo Fernandes juga mencoba peruntungan lewat sepakan keras, tetapi masih mampu diblok lini belakang Persijap. Hingga turun minum, skor tetap 1-0.
Memasuki babak kedua, Persijap tampil lebih percaya diri. Tekanan demi tekanan dilancarkan ke pertahanan Persebaya. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-70. Alexis Gomez melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dijangkau Ernando Ari. Persijap memperlebar keunggulan menjadi 2-0.
Persebaya tak menyerah. Pada menit ke-90+2, wasit memberikan hadiah penalti setelah terjadi pelanggaran di kotak terlarang. Bruno Moreira yang maju sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya dan memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.
Namun, harapan tim tamu untuk menyamakan kedudukan pupus di masa injury time. Pada menit ke-90+12, Iker Guarrotxena kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang Persebaya. Gol keduanya memastikan kemenangan Persijap menjadi 3-1.
Pelatih Persijap, Mario Lemos, menyebut kemenangan ini hasil kerja keras seluruh pemain. “Kami bermain disiplin dan efektif memanfaatkan peluang. Kemenangan ini penting untuk menjaga posisi di klasemen,” ujarnya seusai pertandingan.
Sementara itu, pelatih Persebaya Bernardo Tavares mengakui timnya kurang maksimal. “Kami menciptakan peluang, tetapi tidak cukup klinis. Kami harus evaluasi agar tidak mengulangi kesalahan yang sama,” katanya.
Dengan tambahan tiga poin, Persijap memperbaiki posisi di klasemen sementara Liga Superleague 2025/2026, sedangkan Persebaya harus pulang tanpa poin dari Jepara. (E-2)





