Benarkah Usai Tarawih Ditutup Shalat Witir Tidak Bisa Tahajud? Begini Jawaban Ustaz Adi Hidayat

tvonenews.com
14 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com- Menjalani shalat tarawih ditutup witir menjadi amalan sunnah. Disebut bisa melengkapi ibadah kita dibulan ramadhan dan menambah pahala.

Sekalipun amalan sunnah, shalat tarawih selama ramadhan memiliki keutamaan loh. Seseorang belajar menjalani ibadah panjang pada malam hari dan mendengarkan ceramah singkat.

Sehubungan dengan shalat tarawih dalam rangkaiannya ditutup dengan shalat witir 3 rakaat. Hal ini memicu kebingungan pada umat muslim. 

Benarkah Usai Tarawih Ditutup Shalat Witir Tidak Bisa Tahajud? Begini Jawaban Ustaz Adi Hidayat
Sumber :
  • dok.tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Hal tersebut pernah disampaikan Ustaz Adi Hidayat dalam ceramahnya. Shalat tarawih ditutup dengan witir dianggap penutup ibadah sunnah.

Kemudian, dikaitkan dengan ibadah sunnah seperti tahajud. Benarkah usai tarawih ditutup shalat witir tarawih tidak bisa tahajud?.

"Pertama adalah pendekatan yang disepakati, Witir sebagai penutup dari shalat yang ditunaikan. Jadi kalau sudah Witir malam, kita menutup shalatnya,” katanya dikutip dari YouTube Adi Hidayat Official, Minggu (22/2).

Ustaz Adi Hidayat
Sumber :
  • YouTube/Adi Hidayat Official

Pertanyaan tersebut umum ditanyakan, karena orang yang menjalankan shalat tahajud biasanya ditutup shalat witir 1 atau 3 rakaat.

Sebagaimana dalam hadits ini, disampaikan:

Pada tiap malam, Tuhan Kamu turun (ke langit dunia) ketika tinggal sepertiga malam yang akhir. 

 “Barang siapa yang menyeru-Ku, akan Kuperkenankan seruannya. Barang siapa yang meminta kepadaKu, akan Kuperkenankan permintaannya. Dan barangsiapa yang meminta ampunan kepadaKu, Aku ampuni dia”. (HR. Bukhari dan Muslim)

Sehubungan dengan pertanyaan tersebut, muncul 2 perspektif katanya. Bisa dianggap sebagai penutup seluruh rangkaian shalat.

Atau juga sebagai, menilai shalat witir penutup dari rangkaian ibadah shalat yang dikerjakan. 

Dalam ceramahnya Ustaz Adi disapa UAH, menyebutkan seseorang masih boleh mengerjakan witir lagi atau shalat tahajud setelahnya. 

"Orang-orang memahami seperti ini, supaya bisa shalat lagi, dia nggak witir dulu. Dia tunaikan tarawih-nya, Witir-nya diakhirkan, supaya ada kesempatan shalat lagi malam harinya kemudian dia tutup dengan Witir. Jadi malam bisa tahajud, Witir-nya diakhirkan,” jelas Ustaz Adi.

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Peran Teknologi Informasi dalam Era Internet of Things
• 23 jam lalurepublika.co.id
thumb
Ajukan BRI Kartu Kredit Sekarang, Nikmati Cashback dan Gratis Annual Fee
• 4 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Majelis Kaum Betawi Dorong Anak Muda Bersatu dan Digitalisasi untuk Kebangkitan Budaya
• 17 jam lalurctiplus.com
thumb
Toko Perhiasan Mewah di Jakarta Utara Disegel Bea Cukai, Ini Motif-Kronologinya!
• 52 menit lalukompas.tv
thumb
Ramadan dan Renungan Perjalanan (2)
• 8 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.