BENER MERIAH, KOMPAS.TV - Hampir 70 persen dari 914 hunian sementara (huntara) untuk korban banjir dan longsor di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, sudah terisi oleh pengungsi per hari ini, Sabtu (21/2/2026).
Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekkab) Bener Meriah, Riswandika Putra menyebut saat ini terdapat 914 huntara yang tersebar di 35 lokasi di Bener Meriah.
“Hari ini dari 914 huntara yang kami bangun, ini sudah hampir 70 persen diisi oleh pengungsi,” kata Riswandika kepada Antara, Sabtu.
Baca Juga: 914 KK di Bener Meriah Memilih Tinggal di Huntara, BNPB Targetkan Selesai 17 Februari
Ia menargetkan seluruh pengungsi di daerah itu sudah menempati huntara pada pekan ini.
Oleh sebab itu, pihaknya mendorong vendor mempercepat persiapan.
“Harapannya memang dalam Minggu ini seluruh pengungsi wajib masuk huntara. Kami terus mendorong vendor untuk lebih cepat menyiapkan huntara,” imbuhnya.
Menurutnya, huntara di Bener Meriah ada dua jenis, yakni bangunan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Pekerjaan Umum (Kemenpu).
Sebelumnya, Pemkab Bener Meriah menyerahkan total sebanyak 226 unit huntara kepada keluarga yang kehilangan tempat tinggal atau mengalami kerusakan rumah yang cukup parah.
Melalui sinergi antara Kementerian Sosial (Kemensos) dan BNPB, para penghuni huntara tidak hanya mendapatkan bangunan fisik, tetapi juga paket bantuan untuk mendukung kelangsungan hidup dan pemulihan ekonomi.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Deni-Muliya
Sumber : Antara
- hunian sementara
- huntara
- sekkab bener meriah
- bener meriah
- kabupaten bener meriah





