BENER MERIAH, KOMPAS.TV - Pembukaan akses jalan di Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh telah mencapai persentase sekitar 60 hingga 70 persen pascabencana yang terjadi akhir November 2025 lalu.
Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekkab) Bener Meriah, Riswandika Putra, Sabtu (21/2/2026).
"Untuk akses jalan, kami bisa katakan ini 60 sampai dengan 70 persen (sudah bisa tersambung)," katanya, seperti dikutip Antara.
Baca Juga: Petani di Bener Meriah Meninggal Dunia setelah Jadi Korban Amukan Kawanan Gajah Liar
Bahkan menurutnya seluruh daerah yang sempat terisolir, saat ini sudah dapat diakses meski sebagian hanya dapat menggunakan kendaraan roda dua.
Menurutnya, di sejumlah ruas jalan masih diberlakukan pembatasan tonase muatan kendaraaan roda empat hingga maksimal 20 ton.
"Aksesnya terbatas karena hanya mungkin boleh 20 ton, tidak lagi dengan truk-truk kontainer yang bisa lewat,” tuturnya.
“Ini yang kami harap bisa cepat diperbaiki karena ada beberapa lintas nasional dan lintas provinsi yang memang bukan menjadi domain kami untuk perbaikannya," ungkap dia.
Baca Juga: Jembatan Bailey di Bener Meriah Rampung Dibangun, Warga dan TNI Gelar Syukuran
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 21 Februari 2026, di Kabupaten Bener Meriah tercatat 1.648 akses jalan yang rusak dan 649 jembatan terdampak bencana Sumatra.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Deni-Muliya
Sumber : Antara
- kabupaten bener meriah
- akses jalan bener meriah
- sekda bener meriah
- aceh
- dampak bencana





