Cegah Kemacetan, Pedagang Takjil Jakut Diminta Tak Berjualan di Trotoar

metrotvnews.com
13 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Pemerintah Kota Jakarta Utara mengimbau para pedagang takjil untuk menjaga ketertiban dan tidak menggelar lapak di area trotoar maupun lokasi rawan macet. Meski tidak melarang aktivitas perdagangan di bulan suci Ramadan, pemerintah menekankan pentingnya ketaatan pada aturan demi kenyamanan pengguna jalan.

“Kami mengimbau pedagang tidak berjualan di trotoar atau lokasi yang menyebabkan terjadinya kemacetan,” ujar Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat di Jakarta, dilansir Antara, Sabtu, 21 Februari 2026.
 

Baca Juga :

Gorengan Saat Berbuka: Enak di Mulut, Berat bagi Organ Dalam

Hendra menjelaskan bahwa keberadaan pedagang di trotoar kerap memicu kemacetan karena pembeli cenderung berhenti di bahu jalan untuk berbelanja. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya penyempitan jalur dan kepadatan kendaraan di sejumlah ruas jalan utama Jakarta Utara.

“Pengendara akan turun dan membuat terjadinya kemacetan. Ini yang coba kita tertibkan dan diatur,” tambah Hendra.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta menegaskan akan melakukan penataan intensif terhadap pedagang takjil di sepanjang trotoar selama Ramadan. Langkah ini merupakan bagian dari pelaksanaan program Bulan Tertib Trotoar.


Pedagang takjil. Foto: Dok. Metrotvnews.com.

"Pedagang takjil akan kami tertibkan, bukan kami larang mereka untuk berjualan, tetapi kami tata jangan sampai mengganggu pejalan kaki," tegas Kepala Satpol PP DKI Jakarta Satriadi Gunawan.

Satriadi memastikan penertiban akan menyasar pedagang keliling hingga pedagang permanen yang memanfaatkan fasilitas publik tidak sesuai peruntukannya. Koordinasi lintas sektoral antara Satpol PP, pihak kecamatan, hingga kelurahan juga terus diperkuat untuk melakukan sosialisasi dan pengaturan di titik-titik rawan kemacetan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
LPDP Akan Panggil Suami dari Alumni Bikin Konten Bangga Anaknya Jadi WNA
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Tinjau Sawah Tertutup Lumpur di Pidie Jaya, Kasatgas Tito Tekankan Pentingnya Dukungan Kementan
• 23 jam lalukompas.com
thumb
Mendagri dorong percepatan hunian tetap di Pidie Jaya
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Penjelasan Kejari Batam soal Kasus ABK Fandi Dituntut Mati terkait Narkoba
• 22 jam lalujpnn.com
thumb
Sekda Sebut Hampir 70 Persen Huntara di Bener Meriah Sudah Terisi Pengungsi Korban Bencana
• 17 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.