Komite Olimpiade Internasional (IOC) memastikan tidak akan menjatuhkan sanksi kepada Gianni Infantino Presiden FIFA terkait dugaan pelanggaran prinsip netralitas politik.
Keputusan tersebut diumumkan setelah muncul sorotan atas keterlibatan FIFA dalam Dewan Perdamaian yang digagas Donald Trump Presiden Amerika Serikat.
IOC menyatakan, persoalan tersebut telah dianggap selesai. Organisasi itu juga menegaskan bahwa inisiatif pengembangan sepak bola FIFA di Gaza dinilai sepenuhnya sejalan dengan mandat federasi olahraga internasional.
Dilansir dari Reuters, Gianni Infantino menghadiri acara Dewan Perdamaian di Washington, DC, pada Kamis (19/2/2026) waktu setempat. Dalam forum tersebut, ia menandatangani kesepakatan atas nama FIFA yang berpotensi mengarahkan investasi sebesar 75 juta dolar AS untuk program pengembangan di Gaza.
Keterlibatan tersebut memicu pertanyaan mengenai kepatuhan Infantino terhadap sumpah anggota IOC. Sebagai anggota aktif IOC, Infantino terikat komitmen untuk bertindak independen dari kepentingan politik.
Kirsty Coventry Presiden IOC sebelumnya menyatakan akan menelaah kemungkinan adanya pelanggaran terhadap prinsip netralitas. Namun, setelah peninjauan internal, IOC menyimpulkan tidak ada tindakan disipliner yang diperlukan.
IOC menekankan bahwa pengembangan olahraga, termasuk di wilayah konflik, merupakan bagian dari peran federasi internasional. Dalam pernyataannya, IOC menyebut upaya FIFA di Gaza berada dalam koridor yang sesuai dengan tanggung jawab organisasi olahraga global. (saf/iss)




