Harga CPO Cetak Kenaikan Mingguan Perdana dalam 3 Pekan

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Harga minyak sawit mentah (CPO) melemah pada Jumat (20/2/2026) setelah reli kuat sehari sebelumnya.

Harga CPO Cetak Kenaikan Mingguan Perdana dalam 3 Pekan. (Foto: Freepik)

IDXChannel - Harga minyak sawit mentah (CPO) melemah pada Jumat (20/2/2026) setelah reli kuat sehari sebelumnya.

Tekanan datang dari penurunan harga minyak kedelai di Chicago serta penguatan ringgit yang mengurangi daya saing ekspor Malaysia.

Baca Juga:
Harga Minyak Melonjak Lebih dari 5 Persen Sepekan di Tengah Ketegangan AS-Iran

Berdasarkan data perdagangan, kontrak berjangka (futures) CPO di Bursa Malaysia Derivatives ditutup turun 0,66 persen ke level 4.090 ringgit Malaysia per ton.

Aktivitas transaksi juga cenderung sepi karena bursa Dalian, China, tutup dalam rangka libur Tahun Baru Imlek.

Baca Juga:
Peluang Saham Consumer-Ritel saat Ramadan, Selektif Jadi Kunci

Di sisi lain, mengutip Trading Economics, kekhawatiran terhadap kinerja ekspor meningkat setelah AmSpec Agri Malaysia melaporkan pengiriman minyak sawit Malaysia periode 1–20 Februari turun 12,6 persen dibandingkan periode yang sama bulan sebelumnya. Penurunan ini mencerminkan permintaan yang lebih lunak menjelang Ramadan dan perayaan Idul Fitri.

Meski demikian, secara mingguan harga CPO masih mencatat kenaikan 1,09 persen, sekaligus memutus tren pelemahan dalam dua pekan sebelumnya.

Baca Juga:
Harga Emas Naik Lebih dari 1 Persen Sepekan di Tengah Manuver Tarif Trump

Dukungan datang dari pembeli utama, India, di mana impor minyak sawit pada Januari melonjak 51 persen secara bulanan ke level tertinggi dalam empat bulan.

Pada saat yang sama, persediaan Malaysia turun 7,7 persen dan produksi merosot 13,8 persen, sehingga memperketat pasokan.

Di Indonesia, yang merupakan produsen terbesar dunia, kesepakatan dagang baru dengan AS mempertahankan tarif yang lebih rendah sebesar 19 persen, jauh di bawah usulan awal 32 persen.

Kesepakatan tersebut juga memberikan akses bebas tarif untuk sejumlah komoditas, termasuk minyak sawit. (Aldo Fernando)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Putusan Pengadilan AS Ubah Peta Perang Dagang, India Tunda Negosiasi, Australia dan Jepang Bereaksi
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
Petani di Bener Meriah Meninggal Dunia setelah Jadi Korban Amukan Kawanan Gajah Liar
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Perjanjian Dagang RI-AS: Indonesia Tak Wajibkan Data Pembayaran Diproses di Dalam Negeri
• 22 jam lalubisnis.com
thumb
5 Berita Populer: Piche Kota Jadi Tersangka; Richard Lee soal Uang Damai
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Cilacap Geger! Mayat Pria Terikat Lakban Ditemukan Mengapung di Sungai Citanduy
• 6 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.