PSS Sleman sukses menundukkan Persipura Jayapura 2-0 di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (21/2) malam. Kemenangan ini terasa spesial karena diraih di tengah sanksi pengosongan sebagian tribun stadion yang sedang dijalani oleh Laskar Sembada.
Meski bermain dalam atmosfer yang berbeda akibat penutupan Tribun Utara dan Tribun Selatan, PSS Sleman tetap tampil trengginas. Dua gol kemenangan masing-masing dicetak oleh Gustavo Tocantins (45+5’) dan Arda Alfareza (69’), yang sekaligus membawa Super Elja naik ke puncak klasemen sementara Grup Timur dengan 42 poin.
Laga melawan Mutiara Hitam ini menjadi bagian dari hukuman yang diterima PSS akibat insiden penyalahgunaan APAR oleh suporter, di mana penonton hanya diperbolehkan menempati Tribun Timur dan Barat. Namun, pembatasan tersebut tidak menyurutkan mentalitas pemain.
Bahkan, suporter dari elemen Brigata Curva Sud (BCS) terpantau Pandangan Jogja tetap memberikan dukungan suara dan energi dari luar stadion.
Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, mengakui kehadiran energi tersebut sangat terasa bagi para pemain di dalam lapangan.
"Kita tahu di luar itu ribuan juga menonton. Seluruh suporter PSS Sleman itu kita berjuang, mereka juga berjuang. Mereka memberikan support energi yang luar biasa buat kita sehingga pemain bisa meredam permainan Persipura," ujar Ansyari saat jumpa pers pasca laga, Sabtu (21/2).
Senada dengan pelatih, Arda Alfareza yang mencetak gol pengunci kemenangan, mendedikasikan gol profesional perdananya untuk loyalitas suporter yang tak terbatas ruang.
"Kemenangan malam ini saya persembahkan untuk seluruh warga Sleman yang masih setia mendukung kita, masih berdiri di belakang kita tanpa ada henti, tanpa ada lelah (termasuk yang di luar stadion). Saya harap perjuangan ini berlanjut sampai akhir demi target promosi ke Liga 1," tegas Arda.
Kekalahan ini memaksa Persipura turun ke posisi kedua. Pemain muda Persipura, Reno Salampassy, pun meminta maaf kepada pendukungnya dan menjadikan laga ini sebagai tolok ukur ketatnya persaingan tiket promosi.
"Dengan hasil ini kami pastinya akan lebih sadar kalau semua tim juga siap untuk memperebutkan tiket ke Liga 1. Jadi mungkin ini supaya kita jangan terlalu santai," pungkas Reno.




