Waspada! Kebiasaan Balita Ngemut Benda Bisa Picu Jamur di Mulut, Moms!

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Seorang ibu dengan akun Instagram @mommyculun membagikan pengalaman saat anak balitanya gemar ngemut bantal dan botol dot. Kebiasaan tersebut ternyata berdampak pada kesehatan mulut sang anak, hingga muncul infeksi jamur yang membuatnya harus mendapatkan resep obat sariawan dan antijamur dari dokter.

Fenomena ini ternyata cukup sering terjadi pada balita, terutama karena mereka sedang berada dalam fase perkembangan tertentu. Menurut Dokter Spesialis Anak, dr. Reza Fahlevi, Sp.A(K), balita tersebut sedang mengalami fase oral, yaitu tahap perkembangan di mana anak punya kecenderungan memasukkan berbagai benda ke dalam mulut.

Balita Hobi Ngemut Benda, Waspadai Infeksi Jamur di Mulut

Moms, kebiasaan ini sebenarnya merupakan bagian normal dari eksplorasi sensorik anak. Namun, masalah muncul ketika benda yang dimasukkan ke mulut tidak bersih atau terkontaminasi kuman.

“Jadi kalau benda itu ternyata dia kotor, ada infeksi misalnya, termasuk jamur, bakteri, dan lain-lain. Itu yang menyebabkan dia bisa mengalami infeksi seperti ini. Karena prinsipnya kan daya tahan tubuh balita tuh lebih rendah dibandingkan dengan daya tahan tubuh anak yang lebih besar,” ucap dr. Reza kepada kumparanMOM, Jumat (20/2).

Penting diketahui bahwa infeksi jamur di mulut balita bukan kondisi sepele. Selain menimbulkan rasa tidak nyaman, nyeri, dan sulit makan, infeksi juga berpotensi menjadi lebih serius pada anak dengan daya tahan tubuh rendah. Bahkan dalam kondisi tertentu, infeksi jamur dapat menyebar lebih dalam ke tubuh dan menimbulkan komplikasi.

Oleh karena itu, bila orang tua melihat tanda-tanda seperti bercak putih di mulut, anak rewel saat makan, atau luka di rongga mulut, sebaiknya segera periksakan ke dokter.

Bagaimana Cara Mencegahnya?

Untuk mencegah infeksi, orang tua perlu memastikan benda yang sering dipegang atau dimasukkan ke mulut anak selalu dalam kondisi bersih. Hindari membiarkan balita memasukkan benda-benda kotor atau benda yang dipakai sehari-hari, seperti sandal atau mainan yang jarang dibersihkan, ke dalam mulut.

Selain itu, kebiasaan oral pada balita bisa dialihkan ke hal yang lebih aman dan higienis. Orang tua dapat memberikan alternatif berupa makanan sehat seperti buah atau camilan yang terjamin kebersihannya.

“Misalnya buah-buahan, makanan yang lebih pasti terjamin kebersihannya gitu dibandingkan dengan benda-benda yang kotor atau benda-benda yang dipakai. Jadi itu mungkin alternatifnya ya,” tutup dokter yang praktik di RSCM ini.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kontroversi Panas! Allesandro Bastoni Masih Dikecam Suporter Lecce Usai Insiden Lawan Juventus
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Hasil Riset: Banjir Sumatera Dipicu Cuaca Ekstrem Lampaui Standar Mitigasi Nasional
• 19 jam laluokezone.com
thumb
Inilah Sosok Piche Kota Tersangka Kasus Rudakpaksa, Ternyata Langkahnya di Indonesian Idol Sempat Tak Direstui Orang Tua
• 6 jam lalugrid.id
thumb
Pasutri Curi Mobil di Tangerang Mantan Korban, Modus Ajak Bertemu di Hotel
• 2 jam laludetik.com
thumb
Deretan Rudal Iran yang Mampu Tunaikan Tugas Tenggelamkan Kapal Induk AS
• 18 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.