Penulis: Masrul Fajrin
TVRINews, Surabaya
Dalam menjaga keamanan dan ketertiban sebuah kota bukan sekadar tanggung jawab aparat penegak hukum. DPRD Jawa Timur menekankan pentingnya kesadaran seluruh warga dalam menghormati hukum dan norma sosial, sekaligus memanfaatkan peran keluarga sebagai fondasi awal kehidupan tertib.
Hal ini menjadi sorotan dalam agenda Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Hukum yang digelar oleh anggota DPRD Jatim dari Komisi E, Cahyo Harjo Prakoso dalam acara yang menghadirkan relawan dan masyarakat, Cahyo menekankan bahwa hukum harus menjadi payung yang melindungi setiap aktivitas sosial.
“Hukum bukan hanya pasal-pasal di buku, tetapi cara kita menjaga harmoni dalam keberagaman warga Surabaya,” kata Cahyo kutip Minggu, 22 Februari 2026.
Ia juga mengingatkan bahwa setiap warga memiliki tanggung jawab untuk memahami regulasi yang memengaruhi keseharian mereka. Fenomena minimnya rasa cinta tanah air, yang kadang muncul di media sosial, menjadi salah satu isu yang disorot.
Senada dengan Cahyo, anggota DPRD Jatim dari Komisi A, Azhar Kahfi, menekankan pentingnya membangun ketertiban dari unit terkecil, yaitu keluarga. Ia memperkenalkan konsep “investasi ketertiban”, yang dimulai dari pengaturan peran dan tanggung jawab di rumah tangga.
“Anak yang memahami tanggung jawabnya dan orang tua yang memenuhi hak serta kebutuhan anak adalah awal dari ketertiban kota,” ujar Azhar.
Ia menambahkan, kedisiplinan yang dibentuk sejak dini di lingkungan keluarga akan memberi dampak besar bagi keamanan dan ketertiban di masyarakat luas.
Selain aturan formal, DPRD Jatim juga menyoroti pentingnya norma sosial dan adat istiadat yang hidup di lingkungan sekitar. Generasi tua diminta terus menanamkan nilai tertib dan budi pekerti kepada generasi muda agar budaya hidup rukun tetap lestari.
“Keamanan dan ketertiban Kota Surabaya dimulai dari keluarga yang peduli dan menghormati lingkungan. Ini adalah investasi jangka panjang yang harus dirawat bersama,” tegasnya
Agenda yang digelar DPRD Jatim ini menegaskan bahwa sinergi antara hukum, kesadaran warga, dan peran keluarga menjadi kunci membangun kota yang aman, nyaman, dan tertib.
Editor: Redaksi TVRINews





