Pemerintah Bantah Isu Impor Thrifting dari AS

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian menegaskan tidak ada impor pakaian bekas siap pakai dari Amerika Serikat.

Pemerintah Bantah Isu Impor Thrifting dari AS. (Foto: Inews Media Group)

IDXChannel - Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian menegaskan tidak ada impor pakaian bekas siap pakai dari Amerika Serikat (AS) yang masuk ke Indonesia, sebagaimana isu yang beredar di masyarakat.

Pemerintah memastikan kebijakan yang diatur bukanlah impor pakaian bekas untuk dijual kembali (thrifting), melainkan impor bahan baku industri tekstil daur ulang.

Baca Juga:
Setelah Basmi Thrifting, Pemerintah Bakal Batasi Lonjakan Barang Impor dari China

Juru Bicara Kemenko Perekonomian, Haryo Limanseto, menjelaskan bahwa yang diatur dalam kebijakan tersebut adalah impor shredded worn clothing (SWC). Ia menyebut SWC merupakan pakaian bekas yang telah dihancurkan sehingga tidak lagi berbentuk utuh dan tidak memiliki nilai ekonomi sebagai pakaian layak pakai.

"Tidak benar, yang diatur dalam hal ini adalah impor SWC, yaitu pakaian yang telah dihancurkan menjadi bahan baku industri dan tidak memiliki nilai ekonomi seperti pakaian bekas utuh yang dijual kembali ke pasar (thrifting)," kata Haryo dalam keterangannya, Minggu (22/2/2026).

Baca Juga:
Bukan Cuma Thrifting, Menteri UMKM Sebut Ancaman Lain yang Bikin Pengusaha Kalah Saing

Ia menegaskan, SWC diimpor untuk memenuhi kebutuhan bahan baku industri kain perca dan produksi benang daur ulang. Dengan demikian, kebijakan tersebut berbeda secara substansi maupun regulasi dengan larangan impor pakaian bekas siap pakai yang selama ini berlaku.

Menurut Haryo, pemerintah juga telah memastikan bahwa seluruh impor SWC akan langsung diserap oleh industri dalam negeri sebagai bahan baku produksi. Hal ini dilakukan untuk mencegah adanya kebocoran produk ke pasar sebagai pakaian bekas.

Baca Juga:
Menteri UMKM Pastikan Keberlanjutan Usaha Pedagang Thrifting, Dialihkan Jual Produk Lokal

"Pemerintah telah memastikan bahwa sudah ada industri dalam negeri yang akan menampung seluruh impor SWC tersebut sebagai bahan baku produksi, sehingga tidak ada produk yang masuk ke pasar sebagai pakaian bekas," tuturnya. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Waspada! Cuaca Ekstrem hingga 26 Februari, Ini Daftar Wilayah Siaga
• 11 jam laluokezone.com
thumb
AS Parkir Puluhan Jet Tempur di Yordania, Iran Ancam Serang Semua Pangkalan Amerika di Timteng
• 11 jam lalurepublika.co.id
thumb
Desak reformasi Dewan Keamanan PBB, Presiden Brasil Ungkap Alasannya
• 4 jam laluviva.co.id
thumb
Maarten Paes debut, laga Ajax imbang 1-1 dengan NEC Nijmegen
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Menutup Celah Predator: Urgensi Otonomi Tubuh dan Literasi Digital Anak
• 8 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.