JAKARTA, KOMPAS.com - Komplotan pencuri kendaraan bermotor (curanmor) beraksi di Gang Manggis, Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Sabtu (21/2/2026).
Aksi komplotan ini terekam kamera pengawas (CCTV) warga dan viral setelah diunggah akun Instagram @warga.jakbar.
Dalam rekaman tersebut, terlihat empat pelaku datang ke lokasi kejadian menggunakan dua sepeda motor berboncengan. Dua orang yang dibonceng pun turun dari motor dan melancarkan aksi.
Salah satu pelaku yang mengenakan kaus hitam terlihat membobol kunci sebuah sepeda motor matik yang terparkir di sisi jalan.
Baca juga: Gudang Curanmor di Jakut Terbongkar, Penadah Masih Buron
Sementara, rekan pelaku yang mengenakan jaket berwarna biru terlihat berjaga dan memegang benda yang diduga senjata api di tangan kanan.
Pelaku yang menjadi eksekutor juga diduga memegang senjata api karena beberapa kali memegang barang dan menyembunyikannya di balik baju saat beraksi.
Dalam rekaman CCTV, pelaku membobol kunci motor pada pukul 12.44 WIB. Hanya butuh sepuluh detik bagi pelaku membobol kunci motor tersebut.
Rekan pelaku yang sebelumnya berjaga sambil memegang benda diduga senjata api itu pun membawa kabur motor curian tersebut dan langsung melarikan diri bersama komplotannya.
Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan, AKP Alexander Tengbunan menyebut pihaknya masih menyelidiki peristiwa ini melalui CCTV.
“Sampai saat ini masih kami selidiki, sedang ditelusuri siapa pelaku, anggota masih fokus rentet rekaman CCTV satu ke CCTV lainnya,” kata Alex saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (22/2/2026).
Saat ditanyai perihal dugaan senjata api yang digunakan para pelaku, Alex belum bisa memastikannya. Ia mengaku masih fokus melacak para pelaku terlebih dahulu.
“Kalau itu belum bisa dipastikan benar senjata api atau bukan, asli atau rakitan,” jelas Alex.
Baca juga: Curanmor di Duren Sawit Gagal, Pelaku Diduga Lepaskan Tembakan Saat Kabur
Adapun motor tersebut dilaporkan merupakan motor yang sedang digadai kepada orang lain saat menjadi sasaran pencurian.
Alex menyebut timnya masih mencoba menghubungi pemilik motor untuk membuat laporan kepolisian.
“Motor tersebut adalah motor yangg sedang digadai, Sampai sekarang pemilik motor belum bisa dihubungi, jadi belum ada LP,” ucapnya.
Meski tak ada laporan, polisi memastikan tetap memburu komplotan pelaku pencurian kendaraan bermotor yang beroperasi di wilayahnya dan meresahkan warga.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



