PLN Jayapura Lakukan Pemeliharaan Terpadu Antisipasi Cuaca Buruk

republika.co.id
18 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA, – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Jayapura melaksanakan pemeliharaan terpadu terhadap jaringan listrik di Jayapura, Papua, guna mengantisipasi dampak negatif dari cuaca buruk agar suplai listrik tetap andal.

Manajer PLN UP3 Jayapura, Marthen Henderson, pada Sabtu menyatakan bahwa langkah tersebut merupakan upaya preventif untuk meminimalisir potensi gangguan akibat hujan lebat, angin kencang, dan petir. "Pemeliharaan terpadu kami lakukan secara menyeluruh, mulai dari penebangan dan pemangkasan pohon yang mendekati jaringan, rehabilitasi jaringan hingga inspeksi menyeluruh pada jaringan tegangan menengah," ujarnya.

Lebih lanjut, Marthen menjelaskan bahwa perbaikan kondisi konstruksi jaringan, pengecekan dan pengencangan koneksi peralatan, pembersihan isolator, serta penggantian komponen yang mengalami penurunan kualitas juga dilakukan. Optimalisasi sistem proteksi jaringan distribusi dan penormalan titik-titik rawan gangguan menjadi fokus dalam kegiatan ini.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Pemadaman listrik yang sering terjadi akhir-akhir ini sebagian besar disebabkan oleh kegiatan pemeliharaan rutin ini. "Di samping itu, terdapat juga gangguan sesaat akibat sentuhan pohon karena angin kencang maupun aktivitas warga yang menebang pohon tanpa sengaja mengenai jaringan listrik, serta faktor cuaca seperti petir," tambahnya.

Marthen juga menambahkan bahwa masyarakat bisa menggunakan aplikasi PLN Mobile jika terjadi gangguan di luar kegiatan pemeliharaan. "Kondisi kelistrikan sistem Jayapura saat ini dalam keadaan aman dengan daya mampu sebesar 114,50 MegaWatt (MW), beban puncak 99,50 MW serta cadangan daya 15,00 MW," jelasnya.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Penggunaan Qris di Sulsel Tumbuh Pesat, Transaksi pada 2025 Tembus Rp19,05 Triliun
• 16 jam lalubisnis.com
thumb
Pria 60 Tahun di Toraja Utara Dikeroyok 2 Pemuda Bersaudara Menggunakan Parang, Begini Alasan Pelaku
• 8 jam laluharianfajar
thumb
Fakta Pelajar MTs di Tual Tewas Dianiaya Brimob: Dituding Balap Liar, Pelaku Jadi Tersangka?
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Polres Metro Bekasi Pastikan tak Ada Ruang bagi Premanisme di Pasar Baru SGC
• 21 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Anak di Tual Tewas Dipukul Polisi, Repetisi Pelanggaran HAM Berat
• 4 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.