REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA, – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Jayapura melaksanakan pemeliharaan terpadu terhadap jaringan listrik di Jayapura, Papua, guna mengantisipasi dampak negatif dari cuaca buruk agar suplai listrik tetap andal.
Manajer PLN UP3 Jayapura, Marthen Henderson, pada Sabtu menyatakan bahwa langkah tersebut merupakan upaya preventif untuk meminimalisir potensi gangguan akibat hujan lebat, angin kencang, dan petir. "Pemeliharaan terpadu kami lakukan secara menyeluruh, mulai dari penebangan dan pemangkasan pohon yang mendekati jaringan, rehabilitasi jaringan hingga inspeksi menyeluruh pada jaringan tegangan menengah," ujarnya.
Lebih lanjut, Marthen menjelaskan bahwa perbaikan kondisi konstruksi jaringan, pengecekan dan pengencangan koneksi peralatan, pembersihan isolator, serta penggantian komponen yang mengalami penurunan kualitas juga dilakukan. Optimalisasi sistem proteksi jaringan distribusi dan penormalan titik-titik rawan gangguan menjadi fokus dalam kegiatan ini.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Pemadaman listrik yang sering terjadi akhir-akhir ini sebagian besar disebabkan oleh kegiatan pemeliharaan rutin ini. "Di samping itu, terdapat juga gangguan sesaat akibat sentuhan pohon karena angin kencang maupun aktivitas warga yang menebang pohon tanpa sengaja mengenai jaringan listrik, serta faktor cuaca seperti petir," tambahnya.
Marthen juga menambahkan bahwa masyarakat bisa menggunakan aplikasi PLN Mobile jika terjadi gangguan di luar kegiatan pemeliharaan. "Kondisi kelistrikan sistem Jayapura saat ini dalam keadaan aman dengan daya mampu sebesar 114,50 MegaWatt (MW), beban puncak 99,50 MW serta cadangan daya 15,00 MW," jelasnya.