Pembiayaan Bank Syariah Dinilai Mahal, Industri Diminta Berbenah

republika.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengkritik biaya pembiayaan bank syariah yang dinilai masih lebih mahal dibanding bank konvensional. Kritik ini menjadi ujian bagi industri keuangan syariah yang tengah mendorong ekspansi pembiayaan ke sektor produktif.

Sorotan tersebut dinilai berpotensi menjadi hambatan jangka pendek jika tidak segera dijawab dengan langkah konkret. Persepsi mahal dapat memengaruhi minat masyarakat dan pelaku usaha, terutama UMKM, yang sensitif terhadap selisih margin pembiayaan.

Baca Juga
  • Bank Aladin Syariah Perluas Akses UMKM
  • Menkeu Purbaya Kritik Bank Syariah, KNEKS: Industri Sedang Berbenah
  • Bank Muamalat Luncurkan Investasi Reksa Dana Syariah yang Bisa Bantu Umroh Dhuafa

Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede mengingatkan, persepsi tersebut tidak boleh dibiarkan menguat. Jika pembiayaan syariah dianggap lebih tinggi, penghimpunan dana berisiko melambat dan berdampak pada struktur biaya industri.

“Jika persepsi biaya lebih mahal terus menguat, penghimpunan dana bisa melambat. Biaya dana naik, lalu harga pembiayaan ikut terdorong. Itu bisa membentuk lingkaran yang melemahkan pertumbuhan,” ujarnya kepada Republika, Ahad (22/2/2026).

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Josua menambahkan, keraguan publik terhadap keselarasan praktik dengan prinsip syariah juga berpotensi menggerus kepercayaan. Padahal, kepatuhan terhadap prinsip syariah menjadi alasan utama masyarakat memilih layanan tersebut.

Market share perbankan syariah Indonesia dibandingkan negara muslim lainnya - (republika)

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Respons Tarif 10% AS, Seskab Teddy: Kita Sedia Payung Sebelum Hujan
• 21 jam lalubisnis.com
thumb
Impor Produk Indonesia oleh AS Naik 34 Persen pada 2025
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
Puji Capaian Diplomasi Dagang Presiden Prabowo, Sultan: Perkuat Pengembangan Koperasi Merah Putih
• 19 jam lalujpnn.com
thumb
Jadwal Buka Puasa Jakarta dan Sekitarnya Hari Ini 22 Februari
• 6 jam laludetik.com
thumb
Pertamina Patra Niaga Terus Perkuat Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Berbagai Wilayah
• 17 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.