Sekjen PSI Raja Antoni: Islam Wajibkan Umat Jaga Hutan-Lingkungan

mediaindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita

SEKRETARIS Jenderal PSI yang juga Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, menegaskan bahwa ajaran Islam secara teologis dan akidah memiliki landasan kuat yang mewajibkan umatnya menjaga lingkungan hidup dan hutan. Raja Antoni meyakini bahwa Islam sebagai agama yang kaffah memiliki pijakan yang sangat solid dalam merespons isu lingkungan hidup.

“Saya meyakini dengan sungguh-sungguh bahwa secara teologis, secara akidah, Islam sebagai agama yang kaffah memiliki pijakan yang sangat solid untuk menjadikan Islam sebagai ajaran agama yang memiliki kompatibilitas dengan isu-isu lingkungan hidup, kehutanan atau yang saat ini kita sebut sebagai ekoteologi,” dalam Raja Antoni saat membahas konsep ekoteologi dalam perspektif Islam pada acara Kajian Ramadhan 1447 di Universitas Muhammadiyah Jember, Sabtu (21/2).

Mantan Ketua Umum PP Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) periode 2000-2002 ini mengatakan, banyak ayat Al-Qur’an dan hadis yang bukan hanya memotivasi, tetapi bahkan mewajibkan umat Islam untuk menjaga alam. Raja Juli Antoni juga mencontohkan teladan para khalifah dalam menjaga lingkungan bahkan di masa perang. Ia menyebut Abu Bakar al-Siddiq yang melarang pasukan memotong pohon berbuah. 

Baca juga : Rencana 20,6 Juta Hektare Hutan untuk Cadangan Pangan dan Energi bukan dari Deforestasi

 “Allah mengatakan Wa la tufsidu fil-ardi ba‘da, janganlah kamu melakukan kerusakan membuang sampah, melakukan deforestasi, melakukan pencemar lingkungan setelah Allah membuatnya dengan baik atau sempurna," ujar Raja Antoni.

“Wa la taqta‘u syajaran mutsmira. Janganlah kamu memotong pohon yang berbuah. Tapi pada hari ini dengan kemajuan teknologi, kata mutsmira atau perubahan bisa kita pandang sebagai pohon yang memang menghasilkan oksigen," sambungnya. 

Sebagai kader Muhammadiyah yang kini mendapat amanah memimpin Kementerian Kehutanan, Raja Antoni menegaskan komitmennya menjalankan prinsip ekoteologi dalam kebijakan negara. Sehingga dapat mencegah terulangnya bencana salah satunya dengan memperbaiki sistem di Kementerian Kehutanan.

“Saya sangat meyakini, mengimani, bahwa secara teologis secara aqidah, agama Islam memiliki landasan yang sangat solid, memotivasi kita bahkan mewajibkan kita menjaga alam kita, menjaga hutan kita secara baik,” katanya.

"Saya menyadari ini adalah amanah bagi saya, saya diberi kesempatan untuk berjihad di Kementerian Kehutanan, oleh karena itu saya akan memanfaatkan amanah yang diberikan ini untuk mencegah bencana yang terjadi di tiga provinsi ini tidak terjadi lagi di esok kemudian hari,” pungkasnya. (Ant/P-3)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Uang Saku LPDP Bisa Tembus Rp31 Juta per Bulan, Ini Rincian Dana Studi Luar Negeri yang Jadi Sorotan
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Siswa Diduga Dianiaya Brimob, KPAI Minta Penyebab Kematian Diungkap!
• 19 jam laluokezone.com
thumb
 Anggota Brimob Aniaya Siswa di Tual, Polri Minta Maaf dan Janjikan Proses Pidana
• 6 jam lalukompas.id
thumb
Sahroni Kembali Pimpin Komisi III DPR Mulai 10 Maret 2026, Sanksi Berakhir 5 Maret
• 9 jam lalukompas.com
thumb
AS Terapkan Tarif Dagang Sama untuk Seluruh Negara, Prabowo: Kita Siap Hadapi Semua Kemungkinan
• 9 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.