Polisi Muda Tewas Diduga Dianiaya Senior di Asrama

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Seorang anggota Polri muda berpangkat Bripda dengan inisial DP dilaporkan tewas di dalam Asrama Polisi (Aspol), Kompleks Kantor Polda Sulawesi Selatan, Makassar. DP tewas diduga karena dianiaya oleh seniornya. 

Kabid Propam Polda Sulsel, Kombes Pol Zulham Effendi mengatakan pihaknya telah memeriksa enam orang saksi, termasuk senior DP.

Baca Juga :
Buronan Interpol Pelaku TPPO dan Penipuan Daring Kamboja Rifaldo Ditangkap di Ngurah Rai
Siswa Madrasah di Maluku Tewas Dianiaya Oknum Brimob, Kapolri: Kita Transparan

"Kita belum bisa pastikan, korban pengeroyokan atau bukan, yang pasti kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap enam orang termasuk rekan atau lichtingnya dan seniornya DP. Mungkin bertambah lagi nanti (diperiksa)," ujar dia kepada wartawan, dikutip dari ANTARA, Minggu, 22 Februari 2026.

Kejadian tersebut diketahui setelah menerima informasi dari Direktorat Samapta Polda Sulsel terkait adanya keluhan korban usai salat subuh setelah sahur. 

Laporan awal, yang bersangkutan dikabarkan jatuh sakit saat berada di asrama polisi tersebut. Selanjutnya dilarikan ke RSUD Daya untuk penanganan medis.

Namun naas, nyawa korban tidak dapat tertolong dan dinyatakan meninggal dunia. Awalnya pihak keluarga dikabari korban sakit, tetapi saat pihak keluarga mendatangi rumah sakit, ditemukan kejanggalan tubuh korban mengalami memar dan mulut berdarah.

Merasa ada yang ganjil atas kematian almarhum, selanjutnya jenazah di bawa ke Rumah Sakit Bayangkara untuk dilakukan tindakan visum guna memastikan apakah korban mendapat tindakan kekerasan saat berada di asrama polisi tersebut.

"Makanya untuk membuktikan itu (tindak kekerasan), kita bawa ke RS Bhayangkara, karena awalnya dibawa ke RS Daya. Saya sudah sampaikan ke Kabid Dokkes Polda Sulsel termasuk kepada dokter yang memeriksa silakan diperiksa dengan benar, jangan ada yang ditutup-tutupi, kalau memang ada kekerasan," paparnya.

Pihaknya menegaskan, Bidang Propam masih mendalami penyebab kematiannya korban. Guna memastikannya kematiannya disebabkan karena apa, maka jenazah dibawa ke RS Bayangkara Bidang Dokkes Polda Sulsel untuk dilakukan visum dan otopsi.

"Ini untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, visum luar maupun visum dalam. Kalau memang keluarga mengijinkan, nanti kita akan lakukan autopsi. Pasti semua prosedur penanganan terkait kejadian ini, kita akan tangani secara profesional," tutur dia.

Baca Juga :
Irjen Dadang Hartanto Minta Maaf dan Janji Tindak Tegas Oknum Brimob Aniaya Siswa Madrasah Hingga Tewas
Kata Mabes Polri Soal Oknum Brimob Aniaya Siswa Madrasah di Maluku Hingga Tewas
Muhammadiyah Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rekomendasi Drakor Kisah Cinta Bos dan Sekretaris yang Bikin Baper
• 10 jam lalumedcom.id
thumb
Belajar dari Filosofi Jawa "Wang Sinawang"
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
WNA di Gili Trawangan Protes Suara Speaker Warga yang Sedang Tadarus di Musala
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Diduga ODGJ di Karawang Pria Ini Bacok 3 Warga dalam Sehari, Polisi Bawa Pelaku ke RSJ Bandung
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Satgas Operasi Damai Cartenz Periksa 28 Orang dan Tetapkan 9 Tersangka Kasus Kekerasan di Yahukimo
• 19 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.