FAJAR, SIDRAP – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, melaksanakan panen raya padi di hamparan persawahan Desa Otting, Kecamatan Pitu Riawa, Minggu, 22 Februari 2026. Ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan di wilayah yang dijuluki Bumi Nene Mallomo tersebut.
Dalam prosesi panen tersebut, Bupati Syaharuddin secara langsung mengoperasikan alat mesin pertanian (alsintan) modern jenis combine harvester untuk mempercepat proses panen. Turut dihadiri Anggota DPRD Sidrap, Kepala Dinas TPHPKP, Kepala Dinas PSDA, Kepala Bulog Sidrap, serta unsur pemerintah kecamatan dan desa setempat.
Produktivitas dan Kesejahteraan Petani
Bupati mengungkapkan bahwa produktivitas padi di wilayah Otting sangat memuaskan, yakni mencapai lebih dari 10 ton per hektare. Luas lahan sawah di Desa Otting sendiri tercatat sekitar 1.200 hektare, yang terdiri dari sawah tadah hujan dan sawah irigasi.
Terkait nilai ekonomi, Bupati menyampaikan kegembiraannya atas harga gabah saat ini yang mencapai Rp7.400 per kilogram, angka yang berada di atas harga penetapan Bulog sebesar Rp6.500 hingga Rp6.800. “Sebagai pemerintah, saya ingin petani Sidrap semakin makmur,” tegasnya.
Untuk memastikan kelangsungan produktivitas, Pemerintah Kabupaten Sidrap telah menyalurkan berbagai bantuan strategis, di antaranya:
Bantuan Pompa Air: Sebanyak 173 hektar lahan di Otting mendapatkan bantuan pompa air untuk lahan non-rawa.
Sumur Bor Listrik: Di seluruh wilayah Pitu Riawa yang memiliki luas lahan sekitar 3.000 hektar, telah disediakan bantuan sumur bor bertenaga listrik yang saat ini memasuki tahap pemasangan instalasi.
Perbaikan Irigasi: Alokasi anggaran sebesar Rp5 miliar disiapkan untuk perbaikan irigasi Bulu Cenrana.
Brigade Pangan: Penyiapan 16 brigade pangan untuk Kecamatan Pitu Riawa, di mana dua unit di antaranya dialokasikan khusus untuk Desa Otting.
Selain infrastruktur, Bupati memastikan bahwa ketersediaan benih, pupuk, dan obat-obatan pertanian saat ini dalam kondisi aman.
Bupati Syaharuddin juga mengajak seluruh warga untuk terus menjaga kebersihan lingkungan, menghidupkan lampu jalan, serta bekerja dengan baik demi kemajuan daerah. Dia menekankan bahwa langkah-langkah strategis ini diambil agar pada musim tanam berikutnya, kendala seperti ketersediaan air tidak lagi menjadi penghambat bagi petani. (*/)





