Sultan Baktiar Puji Diplomasi Dagang Prabowo dan Trump: Kodpes Merah Putih Makin Kuat

disway.id
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin memuji gaya diplomasi Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden AS Donald Trump.

Berkat Diplomasi itu, Indonesia memperoleh penurunan tarif ekspor dari potensi 32 persen oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjadi 19 persen, serta fasilitas tarif 0 persen untuk komoditas strategis.

BACA JUGA:PalmCo Genjot Produksi CPO dan Minyak Goreng untuk Penuhi Kebutuhan Selama Ramadan

BACA JUGA:Dijuluki Masjid Robin Hood, Masjid Tertua di Kebayoran Lama Ini Dulunya Tempat Ngumpul Para Jawara!

Seperti minyak sawit, kakao, rempah-rempah, karet, komponen elektronik termasuk semikonduktor, hingga komponen pesawat terbang. Sebanyak 1.819 pos tarif mendapatkan akses preferensial ini. 

Menaggapi Hal ini, ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Baktiar Najamudin mengatakan kesepakatan Dagang ini berpeluang memperkuat pengembangan perekonomian Nasional berbasis Koperasi di setiap desa.

"Capaian diplomasi Dagang President Prabowo akan memberikan dampak nyata pada pengembangan Koperasi Merah Putih. Dan secara langsung menciptakan Jutaan Lapangan kerja di sektor rill Indonesia," ujar Sultan melalui keterangan resminya pada Minggu, 22 Februari 2026. 

Menurutnya, kesepakatan Dagang antara Indonesia di tengah turbulensi geopolitic menjadi bukti kepiawaian President Prabowo Subianto yang menerapkan politic bebas aktif Indonesia di antara pemimpin Negara-negara Maju.

BACA JUGA:BRIN Prediksi Perayaan Idul Fitri 2026 Berpotensi Berbeda: Kemungkinan 1 Syawal 21 Maret

BACA JUGA:Pramono Ancam Pecat Oknum Dishub yang Bekingi Parkir Liar: Tidak Ada Kompromi!

"Di samping karena potensi pasar kedua Negara yang sama-sama menjanjikan di antara Negara-negara G20, capaian positif ini didukung oleh kesepahaman Dan visi pembangunan ekonomi sekaligus agenda mewujudkan Perdamaian dunia dari Pemimpin kedua Negara," tegasnya.

Lebih lanjut, mantan wakil Gubernur Bengkulu itu mendorong pemerintah daerah untuk menindaklanjuti capaian positif diplomasi Dagang President Prabowo dengan menyiapkan ekosistem hilirisasi komoditas perkebunan unggulan di masing-masing daerah.

"Pemda harus proactive menyambut kado diplomatic Dagang President dengan mengembangkan komoditas ekspor unggulan melalui Koperasi Merah Putih. Dalam konteks persaingan global, selisih tarif yang timpang tersebut sangat menentukan daya saing harga di pasar utama global," tutupnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Tangkap 2 Kurir Bawa 80 Kg Sabu di Asahan, 1 Pengendali Diburu
• 17 jam laludetik.com
thumb
Mendagri Dorong Percepatan Hunian Tetap di Pidie Jaya
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Remaja Tewas Dianiaya Oknum Aparat, Dody Toisuta: Perlu Ada Evaluasi Mental Anggota Polri
• 6 jam lalurctiplus.com
thumb
Mendagri: Jembatan Krueng di Tingkeum Bireuen rampung Juli 2026
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
Akses ke Desa Pantan Kemuning belum bisa dilalui roda empat
• 23 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.