HARIAN FAJAR, PINRANG – Pemkab Pinrang dibawah satu tahun kepemimpinan Bupati-Wakil Pinrang, Andi Irwan Hamid-Sudirman Bungi terus memprioritaskan pemerataan pembangunan infrastruktur.
Selama 2025, ada 14 ruas jalan yang akan dikerjakan. Yakni, Jl Basuki Rahmat dan Kawasan Perkotaan, Peningkatan Jalan Ruas Corowali-Boki, Rekonstruksi Peningkatan Jalan Ruas Malimpung-Padangloang.
Kemudian, Jl Emmy Saelan-Jl Andi Johan, Peningkatan Jalan Ruas Kawasan Perkotaan (BK), Peningkatan Jalan Ruas Kawasan Perkotaan (Perubahan), dan Peningkatan Jalan Ruas Pangaparang-Tombang.
Selanjutnya, Jalan Ruas Pinrang-Jampue dan Jalan Ruas Padakkalawa-Punnia. Ada juga Jalan Ruas Barugae-Lanrisang-Labalakang-Paero, Peningkatan Jalan Ruas Tammapa-Garessi.
Selain itu, Peningkatan Jalan Ruas Patobong-Makoring, Peningkatan Jalan Ruas Pinrang-Langnga, Peningkatan Jalan Ruas Salopi-Pajalele.
Akhir 2025 kondisi kemantapan jalan di Pinrang menyentuh 59 persen dengan panjang jalan 388,01 Kilometer (Km). Sementara kondisi tidak mantap 39,92 persen dengan panjang 260,98 Km.
Pada 2026, Pemkab Pinrang mendapatkan anggaran dana alokasi khusus (DAK) dan dana alokasi umum (DAU) untuk perbaikan jalan. Ada lima ruas yang akan diperbaiki.
“Rencana untuk 2026 dengan keterbatasan anggaran,” ucap Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang (Bima Cipta) Pinrang, Awaluddin Maramat.
Pertama, Ruas Jalan Batulappa-Paleleng dengan nilai Rp7 miliar dan estimasi panjang penanganan 2,5 km. Kedua, ruas Jalan Bungi-Rajang Rp7 miliar dan estimasi panjang penanganan 2,5 km.
Ketiga, ruas Rajang-Padang Rp11 miliar dengan estimasi panjang penanganan 4,5 km. Keempat ruas Ammani-Salipolo Rp3 miliar estimasi panjang penanganan 1,2 km. Kelima, ruas Bila-Lome Rp7 miliar dengan estimasi panjang penanganan 2,5 km.
“Untuk panjang jalan pengerjaan dari lima ruas jalan itu baru kita estimasikan,” bebernya.
Awaluddin Maramat mengungkapkan bahwa perbaikan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam menghadirkan infrastruktur yang memadai di tengah keterbatasan anggaran.
“Kami berharap perhatian ini menjadi bukti bahwa pemerintah dalam hal ini Bapak Bupati terus berupaya menghadirkan jalan yang layak dan aman bagi masyarakat. Infrastruktur yang baik adalah penunjang utama aktivitas sosial dan ekonomi warga,” ungkapnya. (ams)




