Khazanah Islam di Masjid Al-Ikhlas PIK: Menag Nasaruddin Ungkap Keistimewaan Ramadan dan Lailatul Qadar

metrotvnews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Khazanah Islam Metro TV spesial Ramadan digelar di Masjid Al-Ikhlas, PIK, Jakarta Utara. Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran bagi umat Islam untuk memperdalam keimanan serta memahami makna dan keutamaan bulan suci Ramadan.
 
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar dalam tausiyahnya menegaskan bahwa Ramadan merupakan anugerah istimewa yang diberikan Allah SWT kepada umat Nabi Muhammad SAW. Ia mengaitkan kemuliaan tersebut dengan peristiwa Isra Miraj, ketika Rasulullah SAW melakukan perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa di Baitul Maqdis, Palestina.
 
Menurut Menag, dalam peristiwa itu Rasulullah SAW memimpin salat yang diikuti para nabi. Ia menceritakan bahwa para nabi berharap dapat menjadi umat Nabi Muhammad SAW karena keistimewaan bulan Ramadan yang tidak dimiliki umat-umat terdahulu dalam bentuk yang sama.
 

Baca Juga :

Bukan Sekadar Menahan Lapar dan Haus, Ini Makna dan Keutamaan Bulan Ramadan
 
“Ada satu keistimewaan yang diberikan kepada umat Nabi Muhammad SAW, yaitu dikaruniai bulan suci Ramadan. Di dalamnya ada Lailatul Qadar yang nilainya lebih baik dari seribu bulan,” ujar Menag Nasaruddin.
 
Ia menjelaskan, secara bahasa Ramadan bermakna “pembakar atau penghangus.” Makna tersebut mencerminkan fungsi Ramadan sebagai momentum penghapusan dosa. Umat Islam yang menjalankan puasa dengan penuh keimanan, ketulusan, dan kepasrahan kepada Allah SWT, akan diampuni dosa-dosanya yang telah lampau.
 
Dalam hadis disebutkan pula bahwa orang yang berpuasa dengan penuh keimanan dan mengharap rida Allah akan kembali dalam keadaan suci seperti bayi yang baru dilahirkan.
 
“Inilah kesempatan besar yang Allah berikan kepada umat Nabi Muhammad SAW,” katanya.
 
Menag lebih lanjut menjelaskan tentang kemuliaan Lailatul Qadar. Penyebutan “seribu bulan” dalam Al-Qur’an menunjukkan derajat kemuliaan yang sangat tinggi. Pada masa turunnya Al-Qur’an, angka seribu dipahami sebagai bilangan terbesar untuk menggambarkan sesuatu yang sangat lama dan agung.
 
“Bayangkan, satu malam nilainya melebihi seribu bulan. Ini kesempatan luar biasa yang tidak dimiliki umat-umat sebelumnya dalam bentuk intensitas seperti ini,” ujar dia.
 
Menag Nasaruddin menambahkan, Ramadan harus dimanfaatkan sebagai bulan pertobatan dan peningkatan kualitas ibadah. Ia mengajak umat Islam, khususnya yang hadir di Masjid Al-Ikhlas PIK, untuk memaksimalkan sisa Ramadan dengan memperbanyak salat malam, membaca Al-Qur’an, bersedekah, serta memperkuat iktikaf di masjid.
 

Baca Juga :

Menag Resmikan Masjid Al-Ikhlas di Riverwalk Island PIK
 
Ia juga menyinggung bahwa kewajiban puasa tidak hanya berlaku bagi umat Nabi Muhammad SAW. Dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa puasa telah diwajibkan kepada umat-umat terdahulu. Namun, tata cara dan ketentuannya berbeda-beda sesuai syariat masing-masing nabi.
 
“Cuma kita yang terformulasi seperti sekarang ini 30 hari adalah umat islam,” ujarnya.
 
Menag menekankan, sejarah Islam menunjukkan banyak peristiwa monumental terjadi pada bulan Ramadan, termasuk turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi umat manusia. Karena itu, Ramadan tidak hanya menjadi bulan ibadah, tetapi juga momentum kebangkitan spiritual dan sosial.
 
Di akhir tausiyahnya, Nasaruddin mengajak umat untuk senantiasa berhusnuzan kepada Allah SWT dan tidak mudah memperdebatkan perbedaan dalam praktik ibadah. Ia menegaskan bahwa yang terpenting adalah ketulusan dan kecintaan kepada Allah dalam menjalankan setiap amal ibadah.
 
“Marilah kita berhusnuzan kepada Allah, aku salat witir lagi karena aku mencintai-Mu ya Allah. Enggak usah dengarkan yang lain, wah kamu bid'ah dan sebagainya, biarkan saja yang penting aku mencintai Tuhan. Apa Tuhan real memasukkan neraka hanya karena dua kali witir? No, Tuhan itu Maha Pencinta, saya kira begitu,” kata Menag.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cerita Rano Karno Tutup Aliran Kali di Jakarta saat Sungai Cisadane Terkontaminasi Kimia
• 23 jam laluokezone.com
thumb
Gandeng Baznas, OJK Malang Perkuat Literasi Keuangan Syariah 1.000 Anak Yatim dan Dhuafa
• 17 jam lalubisnis.com
thumb
Komisi III akan Kawal Kasus Meninggalnya Bocah 12 Tahun di Sukabumi
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
BRIN Sebut Fenomena Longsoran di Aceh Bukan Sinkhole, Ungkap Faktor Penyebabnya
• 23 jam laluviva.co.id
thumb
Sinopsis Drama China Sugar and Lies, Misi Membantu Cinta Pertama Menghadapi Trauma
• 10 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.