VIVA – Gelandang Real Madrid, Dani Ceballos, secara terbuka mengakui kesalahannya usai kekalahan Los Blancos dari Osasuna pada laga Sabtu malam.
Ceballos menjadi sorotan setelah melakukan kesalahan fatal di menit-menit akhir pertandingan yang digelar di Stadion El Sadar. Masuk sebagai pemain pengganti pada tujuh menit terakhir oleh pelatih Alvaro Arbeloa, Ceballos justru kehilangan bola yang berujung gol kemenangan tuan rumah.
Umpan ceroboh Ceballos di masa injury time berhasil dipotong lawan dan berakhir dengan gol dari Raul Garcia de Haro, yang menaklukkan lini pertahanan Madrid. Usai laga, gelandang berusia 29 tahun itu menyampaikan permintaan maaf lewat media sosial.
“Saya bertanggung jawab atas hasil ini,” tulis Ceballos singkat.
Situasi makin pahit bagi Ceballos. Ia dipastikan menepi akibat cedera hamstring yang berpotensi membuatnya absen hingga April mendatang. Kondisi ini mempersempit opsi lini tengah Real Madrid, terlebih Jude Bellingham juga masih belum bisa dimainkan.
Selain Ceballos, keputusan Arbeloa juga menuai kritik. Ia menarik keluar Fede Valverde, meski sang gelandang tampil impresif dan mencatatkan assist. Arbeloa menjelaskan Valverde telah bermain dalam kondisi cedera dan tidak ingin mengambil risiko lebih besar.
Pelatih Madrid itu juga menyinggung kepemimpinan wasit, yang menurutnya bisa saja memberikan pelanggaran sebelum momen kesalahan Ceballos. Namun, ia mengakui timnya tetap gagal menjaga tempo permainan untuk membongkar pertahanan Osasuna.
Selanjutnya, Real Madrid harus segera bangkit. Mereka dijadwalkan menghadapi Benfica pada leg kedua play-off Liga Champions tengah pekan ini.





