Kepolisian Daerah (Polda) Riau melakukan pemeriksaan urine terhadap ratusan personelnya. Langkah ini diambil guna memastikan tidak ada anggota kepolisian yang terlibat dalam penyalahgunaan barang haram tersebut.
Pemeriksaan yang dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya ini menyasar personel dari berbagai satuan fungsi, mulai dari bintara hingga perwira menengah di lingkungan Mapolda Riau. Kegiatan dilakukan di Mapolda Riau, Jalan Pattimura, Kota Pekanbaru, Senin (23/2/2025).
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menyampaikan kegiatan ini menindaklanjuti arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, sekaligus mewujudkan komitmen dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dari narkoba.
"Kami secara terus-menerus melakukan pengawasan internal melalui Inspektorat Jenderal Daerah (Itwasda) dan Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) terus memantau dan pengecekan bagi seluruh anggota," kata Irjen Herry Heryawan.
Jenderal bintang dua ini menyampaikan peringatan tegas bagi personel agar tidak menyalahgunakan narkotika. Ia juga menegaskan akan memberikan sanksi tegas bagi personel yang terbukti terlibat narkoba.
"Tidak ada ampun bagi personel Polda Riau yang terbukti baik itu sebagai pengguna. Pengguna saja kalau terbukti akan dikenai aturan tegas sesuai aturan apalagi yang terlibat dalam transaksi narkotika," imbuhnya.
Kapolda kembali mengingatkan agar personel tidak melakukan pelanggaran yang dapat mencoreng institusi. Polda Riau tidak akan memberikan toleransi bagi personel yang terlibat.
"Yang terbukti melakukan pelanggaran atau kejahatan, bergabung dengan sindikat kejahatan terutama narkoba tidak ada ampun. Karena dari awal saya sampaikan 'Melindungi Tuah Menjaga Marwah'," jelasnya.
Irjen Herry Heryawan menambahkan pihaknya terbuka menerima saran dan kritikan. Ia meminta masyarakat untuk melapor melalui aplikasi Yanduan Online.
(mea/dhn)





