JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua MPR Ahmad Muzani menilai, keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) merupakan bagian dari upaya diplomasi yang luar biasa.
Menurutnya, bergabung dalam BoP merupakan salah satu terobosan untuk menjadikan Indonesia menjadi lebih baik di dunia internasional.
"Tentu ini adalah sebuah upaya diplomasi yang luar biasa. Kita bersyukur ada keberanian dalam berdiplomasi dari Presiden Prabowo di bawah pemerintahan beliau, langkah ini bisa menjadi sesuatu yang membanggakan," ujar Muzani saat ditemui di Pondok Pesantren Asshiddiqiyah, Jakarta, Minggu (22/2/2026).
Baca juga: Sugiono Bertemu Menlu AS, Bahas Ekonomi hingga Board of Peace
"Termasuk ini juga menjadi terobosan yang menjadikan nama Indonesia menjadi lebih baik di mata internasional," sambungnya.
Partisipasi Indonesia dalam Dewan Perdamaian, kata Muzani, juga merupakan salah satu inisiatif untuk menjaga perdamaian dunia.
Termasuk langkah konkret untuk mendorong proses perdamaian di Timur Tengah, serta mendukung kemerdekaan Palestina.
"Dan itu saya kira sebuah langkah yang maju dan konkret dari upaya kita memerdekakan bangsa Palestina dari cengkeraman Israel," ujar Muzani.
Baca juga: Board of Peace Mulai Bergerak, Dino Patti Djalal Nilai Prosesnya Masih Penuh Risiko
Komitmen untuk Kemerdekaan PalestinaPresiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia dalam mewujudkan perdamaian di Palestina lewat keikutsertaannya dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace.
Dalam pertemuan perdana Dewan Perdamaian yang dihadiri Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Prabowo menegaskan komitmennya tersebut.
Ia mengatakan, keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian mencerminkan sikap Indonesia dalam mendukung terciptanya perdamaian dunia serta mewujudkan solusi yang seadil-adilnya bagi rakyat Palestina.
"Kami akan mewujudkan impian perdamaian di Palestina, solusi yang berkelanjutan bagi Palestina dan di Gaza," ujar Prabowo dalam KTT Dewan Perdamaian di Donald J. Trump US Institute of Peace di Washington DC, Amerika Serikat, Kamis (19/2/2026) waktu setempat, dikutip dari Kompas TV.
Baca juga: Langkah Perdana Indonesia di Board of Peace dan Harapan Perdamaian untuk Gaza
Prabowo juga menyampaikan rasa optimistismnya dalam mewujudkan perdamaian di Palestina, setelah mempelajari 20 poin gagasan Trump dalam Board of Peace.
"Sejak hari pertama kami mempelajari rencana 20 poin Presiden Trump, kami sepenuhnya setuju dan kami berkomitmen penuh terhadap rencana ini, dan itulah sebabnya kami bergabung dengan Board of Peace," ujar Prabowo.
Baca juga: Dino Patti Djalal: Peran Donald Trump dalam Board of Peace Nampak Dominan
Meski terdapat berbagai tantangan, Prabowo yakin perdamaian Palestina dapat diwujudkan secara bersama-sama.
"Kami berkomitmen terhadap keberhasilannya. Kami memahami akan ada banyak hambatan, akan ada banyak kesulitan, tetapi kami sangat optimistis," ujar Prabowo.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




