JAKARTA, KOMPAS.TV - Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Yusuf Warsyim mengatakan pihaknya memantau langsung sidang etik Bripda MS, anggota Brimob yang diduga menganiaya seorang pelajar hingga tewas di Tual, Maluku.
“Kami sebagai pengawas fungsional eksternal Polri akan mengawasi secara sungguh-sungguh untuk memastikan transparansi dan akuntabilitasnya hingga tuntas,” ucap Yusuf dalam dialog Sapa Indonesia Pagi Kompas TV, Senin (23/2/2026).
“Pada saat ini juga tim Kompolnas sudah terbang ke Ambon, Tual, memantau langsung.”
Yusuf mengatakan Kompolnas akan menjamin proses yang dijalankan dalam penanganan kasus ini tidak menimbulkan celah keragu-raguan bagi keluarga korban dan masyarakat.
Baca Juga: Psikolog Forensik Sebut Bripda MS Pakai Mindset Tempur saat Aniaya Arianto Tawakal hingga Tewas
“Sekali lagi, tim Kompolnas sudah kita utus memantau langsung di sana untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas,” tegasnya.
“Apa yang disampaikan oleh Pak Kapolri, itu yang kita pantau, agar dari pihak keluarga korban dan termasuk seluruh masyarakat Tual yang ada di sana benar-benar meyakini bahwa proses ini diawasi.”
Sebagai informasi, sidang etik terhadap anggota Brimob Polda Maluku, Bripda MS, akan digelar hari ini, Senin (23/2/2026), di Gedung Polda Maluku, pukul 14.00 WIB.
Bripda MS diduga melakukan penganiayaan terhadap Arianto Tawakal, pelajar berusia 14 tahun, hingga tewas, di Tual, Maluku.
Arianto yang merupakan pelajar MTs diduga dianiaya usai dituduh pelaku balap liar. Arianto dipukul dengan helm hingga tersungkur dan sempat dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.
Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV, Antara
- sidang etik bripda ms
- bripda ms
- brimob aniaya pelajar
- kompolnas
- brimob aniaya remaja
- polisi aniaya pelajar





