Di Buenos Aires, Argentina, telah terjadi sebuah fenomena “Therian” di ruang-ruang publik seperti taman kota dan ruang terbuka hijau.
Therian merupakan subkultur di mana para anggotanya merasa memiliki keterikatan spiritual atau psikologis dengan hewan tertentu. Mereka tidak mengeklaim sebagai hewan secara fisik, melainkan mengadopsi karakteristik, perilaku, atau simbol hewan sebagai bagian dari identitas diri.
Ekspresi tersebut dapat terlihat melalui gaya berpakaian, penggunaan aksesori seperti ekor atau telinga hewan, hingga cara bergerak dan berinteraksi dengan lingkungan.
Komunitas Therian banyak berkembang melalui platform daring, tempat para anggotanya berbagi pengalaman, cerita personal, serta dukungan satu sama lain.





