Apa Saja Rukun Puasa Ramadan? Begini Cara Jelaskan pada Anak

kumparan.com
7 jam lalu
Cover Berita

Puasa Ramadan sering kali jadi momen spesial untuk anak-anak belajar banyak hal baru, mulai dari menahan lapar, bangun sahur, sampai ikut berbuka bersama keluarga. Tapi sebelum mengajarkan praktik puasa, penting untuk mengenalkan dulu dasarnya, Moms. Yakni, rukun puasa Ramadan.

Dengan memahami rukunnya, anak tidak hanya ikut-ikutan puasa, tapi benar-benar mengerti maknanya. Rukun puasa sederhana, jadi mudah dijelaskan dengan bahasa yang ringan dan sesuai usia si kecil.

Bagaimana Menjelaskan Rukun Puasa pada Anak?

Bisa mulai dengan penjelasan paling simpel, Moms. Katakan pada anak:

“Rukun itu seperti syarat utama. Kalau tidak dilakukan, puasanya jadi tidak sah.”

Ibarat membangun rumah, rukun adalah pondasinya. Tanpa pondasi, rumahnya tidak bisa berdiri. Begitu juga puasa.

Dalam puasa Ramadan, ada dua rukun utama yang perlu anak pahami.

1. Niat puasa

Jelaskan bahwa niat adalah janji dalam hati untuk berpuasa karena Allah. Untuk anak, Anda bisa menyederhanakannya seperti ini:

“Niat itu seperti bilang ke diri sendiri, ‘Besok aku mau puasa.’”

Tidak harus selalu diucapkan keras-keras. Yang penting, anak sadar dan sengaja ingin berpuasa. Biasanya niat dilakukan pada malam hari setelah tarawih atau saat sahur sebelum waktu Subuh.

Agar lebih mudah, Anda bisa mengajak anak membaca niat bersama sebelum tidur atau saat sahur. Ini juga bisa jadi rutinitas yang hangat dan menyenangkan.

2. Menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa

Setelah niat, barulah masuk ke praktiknya: menahan diri. Terangkan dengan bahasa yang dekat dengan keseharian mereka:

“Dari Subuh sampai Magrib, kita tidak makan, tidak minum, dan tidak melakukan hal-hal yang bikin puasa batal.”

Untuk anak-anak, fokuskan dulu pada tiga hal utama:

Tak perlu penjelasan rumit. Sesuaikan dengan usia. Yang penting mereka paham konsep “menahan diri”.

Cara Jelaskan Puasa supaya Anak Lebih Paham

Anak biasanya lebih mudah belajar lewat contoh dibanding ceramah panjang. Anda bisa mencoba beberapa cara ini:

Puasa Bukan Cuma soal Lapar

Di atas segalanya, ajarkan bahwa puasa bukan sekadar menahan makan dan minum. Ini juga tentang belajar sabar, jujur, dan berbuat baik.

Anda bisa menambahkan pesan seperti:

“Kalau puasa, kita juga harus lebih baik. Tidak marah-marah, tidak berbohong, dan suka menolong.”

Dengan begitu, anak memahami bahwa puasa punya makna yang lebih dalam, bukan cuma soal fisik.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Buton Diguncang Gempa Bumi Dangkal Akibat Aktivitas Sesar Aktif
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasikan Manfaat Program Bagi Petugas SPPG Kota Surabaya
• 9 jam lalurealita.co
thumb
Anggota Brimob Penganiaya Pelajar hingga Tewas Terancam Dipecat, Kapolda Maluku: Tak Bisa Ditolerir
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Pelajar Tewas usai Dianiaya Brimob, Imparsial: Persoalan Serius Relasi Polisi dan Masyarakat
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Pertamina Patra Niaga dan BPBD Gelar Simulasi Evakuasi untuk Warga Pesisir Panjang Utara
• 6 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.