Pantau - Anggota Komisi X DPR RI, Habib Syarief, meminta pemerintah memperketat seleksi penerima beasiswa LPDP menyusul viralnya pernyataan mantan penerima LPDP berinisial DS yang dinilai tidak mencerminkan nasionalisme serta dugaan pelanggaran komitmen pengabdian LPDP oleh suami DS.
Habib menekankan penerima LPDP harus memiliki integritas dan komitmen kuat karena beasiswa tersebut dibiayai dengan uang negara yang membawa tanggung jawab moral dan hukum besar.
DPR menilai insiden ini menjadi alarm agar seleksi LPDP tidak hanya menguji kemampuan akademik, tetapi juga integritas dan komitmen kebangsaan calon penerima.
Peningkatan kualitas SDM melalui LPDP diharapkan memberikan manfaat tidak hanya bagi individu, tetapi juga bagi bangsa dan negara.
Habib juga meminta pemerintah melakukan pendataan ulang alumni LPDP untuk memastikan komitmen mereka terlaksana, mendukung langkah tegas LPDP memanggil pihak terkait untuk klarifikasi dan sanksi bila melanggar ketentuan.
Semua kompetensi dan ilmu yang diperoleh penerima beasiswa LPDP harus diaplikasikan untuk kemajuan Indonesia.




