Dasco pesan ke pemerintah agar tunda rencana impor 105 ribu mobil

antaranews.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan dirinya sudah berpesan kepada pemerintah agar menunda terlebih dahulu rencana impor 105 ribu mobil dari India untuk kebutuhan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Menurut dia, rencana itu perlu ditunda karena Presiden Prabowo Subianto masih kunjungan kerja ke luar negeri. Menurut dia, Presiden pun akan membahas hal rinci terkait rencana tersebut.

"Saya sudah menyampaikan pesan kepada pemerintah untuk rencana tersebut ditunda dulu, mengingat Presiden masih di luar negeri," kata Dasco di kompleks parlemen, Jakarta, Senin.

Selain itu, dia menilai Presiden juga akan meminta pendapat dan mengkalkulasi kesiapan dari perusahaan dalam negeri.

"Sehingga kami sudah menyampaikan pesan untuk ditunda dulu. Demikian," kata dia.

Sebelumnya, kabar mengenai langkah impor oleh Agrinas diumumkan oleh perusahaan otomotif India, Mahindra and Mahindra Ltd. (M&M), dalam laman perusahaan mereka pada 4 Februari 2026. M&M mengumumkan akan menyuplai 35.000 unit Scorpio Pikup

Pada 20 Februari 2026, Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota kepada media di tanah air mengonfirmasi mengimpor 105.000 mobil dari perusahaan India.

Ratusan ribu kendaraan tersebut terdiri atas 35.000 unit mobil pikap ukuran 4x4 dari M&M, kemudian 35.000 unit pikap 4x4 dan 35.000 unit truk roda enam dari Tata Motors.

Sejumlah pihak pun mengkritisi rencana tersebut dan meminta pemerintah membatalkan.

Anggota DPR RI Ahmad Iman Sukri memandang rencana impor seratusan ribu mobil itu kontras atau bertentangan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto. Sebab Presiden Prabowo sangat bangga menggunakan kendaraan produksi lokal, bahkan seluruh menteri dan pejabat pemerintah diarahkan menggunakan Maung.

Baca juga: DPR rakor dengan jajaran menteri bahas pemulihan bencana Sumatera

Baca juga: Dasco: DPR-Pemerintah segera selesaikan UU Ketenagakerjaan

Baca juga: DPR-Pemerintah sepakat layanan PBI dibayar dalam 3 bulan




Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kapolri Perintahkan Sanksi Berat bagi Anggota Brimob yang Aniaya Siswa di Maluku
• 3 jam laluokezone.com
thumb
Prospek Bukit Asam (PTBA) di Tengah Dua Katalis, Intip Proyeksi dan Target Saham
• 6 jam lalukatadata.co.id
thumb
Ramai Soal LPDP, Purbaya: 20 Tahun Lagi Dia akan Menyesal
• 7 jam lalurepublika.co.id
thumb
RI Bakal Ekspor Perdana Beras 2.280 Ton untuk Haji, Bulog Bangun Gudang di Saudi
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Semangat Tak Pernah Pudar! Senior Padel Makassar Ramaikan Malam Ramadan dengan Turnamen Penuh Canda dan Prestasi
• 5 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.