Jakarta, VIVA – Bank Raya sebagai bank digital bagian dari BRI Group, menegaskan komitmennya terus mengambil peran untuk mendorong akselerasi inklusi keuangan digital bagi UMKM.
“Sebagai bank digital, Bank Raya terus mendorong pengusaha lokal untuk meningkatkan daya saing khususnya melalui digitalisasi," ujar Kicky Andrie Davetra, Direktur Bisnis Bank Raya dikutip dari keterangannya, Senin, 23 Februari 2026.
Sebagai wujud komitmen untuk mendorong UMKM yang berdaya saing, dia mengatakan, Bank Raya mendukung penuh gelaran Sundown Markette Festival yang mengusung tema 'Harmony of Togetherness' yang menjadi ruang kolaborasi antara tenant, brand lokal, komunitas dan budaya lokal. Festival ini digelar selama bulan Ramadan mulai 21 Februari hingga 14 Maret 2026 di Jakarta.
"Sebagai Official Banking Partner, Bank Raya bersama Sundown Markette Festival mengajak masyarakat untuk menikmati kemudahan bertransaksi cashless, disamping itu juga para UMKM dapat menikmati kemudahan pengelolaan keuangan bisnis dengan menggunakan Aplikasi Raya,” tambahnya.
Kicky menambahkan bahwa di Sundown Markette Festival, Bank Raya menghadirkan ekosistem transaksi yang inklusif bagi UMKM dan komunitas, sehingga masyarakat dapat merasakan pengalaman transaksi digital yang praktis sekaligus memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi. Untuk mendukung kemudahan bertransaksi bagi masyarakat yang hadir di Sundown Markette Festival, Bank Raya menghadirkan beragam promo.
Seperti, Promo Cashback senilai Rp10.000,- dengan minimal transaksi Rp30.000,- kemudian terdapat Promo Best Tenant untuk 5 tenant dengan rata-rata saldo terbanyak selama event Sundown Markette Festival dan promo menarik 1 lainnya untuk nasabah Bank Raya yang berkesempatan mendapatkan merchandise hingga hadiah senilai jutaan rupiah.
Sundown Markette Festival juga berkomitmen untuk mengajak para UMKM menjaga kebersihan dan keberlanjutan lingkungan. Seluruh tenant UMKM bersama penyelenggara memastikan kualitas serta higienitas makanan dan minuman melalui pengawasan berkala. Selain itu, kegiatan ini juga menerapkan sistem waste management yang terstruktur, mulai dari pengumpulan hingga pengolahan sampah, termasuk pengelolaan minyak jelantah agar tidak mencemari lingkungan. Langkah ini diambil untuk mengurangi dampak negatif sampah terhadap kesehatan dan lingkungan.
“Bank Raya akan terus memperkuat sinergi untuk mendorong pertumbuhan UMKM Indonesia melalui beragam inovasi di Aplikasi Raya, guna terus mengambil peran dalam penguatan ekonomi digital di Indonesia.” tutupnya.





