JAKARTA, DISWAY.ID -- Mantan Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Dokter Piprim Basarah Yanuarso, secara blak-blakan menyebut adanya perbedaan sikap di level pimpinan kementerian terkait kasus pemecatan dirinya sebagai ASN.
Dalam keterangannya, Piprim mengklaim bahwa dua Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Herbuwono dan Benjamin Paulus Octavianus justru berada di barisan yang mendukung langkah-langkah IDAI dan menolak pendekatan "premanisme" dalam birokrasi kesehatan.
"Bayangkan lho, dua Wamenkes itu justru mendukung kami di IDAI. Bahwa harus dilakukan pendekatan yang sesuai martabat profesi kita, tidak boleh berdasarkan premanisme birokrasi," ucao Piprim ditemui di Menteng, Jakarta Pusat pada Senin 23 Februari 2026.
BACA JUGA:Menkes Bantah Pecat dr Piprim karena Beda Pendapat, Sebut Murni Pelanggaran Disiplin
BACA JUGA:Kemenkes Ungkap Pemecatan Piprim Sesuai Aturan Disiplin PNS
Dokter Piprim tak segan menyebut nama. Menurutnya, surat keputusan (SK) yang berujung pemecatan terhadap dirinya tidak merepresentasikan suara bulat seluruh pejabat lembaga yang bermarkas di Jalan Rasuna Said.
Ia menunjuk langsung Menkes Budi Gunadi Sadikin, Dirjen Azhar Jaya, dan Sekjen Kunta Wibawa sebagai pihak yang paling bertanggung jawab.
"Jadi tidak semua pejabat tinggi Kementerian Kesehatan melakukan penyalahgunaan kekuasaan. Dua Wamenkes itu justru mendukung saya," tegas Piprim.
Meski komunikasinya dengan Menkes Budi Gunadi Sadikin dianggap "mentok", Piprim menceritakan betapa kontrasnya perlakuan yang ia terima dari Wamenkes kedua, Dokter Dante Saksono Harbuwono.
BACA JUGA:Dokter Piprim Ahli Jantung Anak Dipecat Menkes, Netizen: Ini Dokter Anakku, Bertarung Nyawa!
BACA JUGA:Kisruh Kolegium, Dokter Piprim Ahli Jantung Anak Dipecat Menkes Budi Gunadi Sadikin
Ia menyebut kolaborasi IDAI dengan Dokter Dante dalam urusan penanggulangan TBC anak masih berjalan harmonis.
"Pakar-pakar paru anak IDAI langsung menghubungi beliau dan kami sudah membantu habis-habisan untuk kesehatan anak Indonesia. Tapi sayangnya, perlakuan Pak Menkes sendiri terhadap kita memang berbeda pandangan," ujar Piprim.





