Trump Siapkan Opsi Serang Iran Jika Perundingan Gagal

metrotvnews.com
9 jam lalu
Cover Berita

New York: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump disebut tengah mempertimbangkan serangan militer terbatas terhadap Iran sebagai langkah awal, serta kemungkinan aksi yang lebih luas untuk menggulingkan kepemimpinan negara itu jika upaya diplomasi tidak membuahkan hasil. 

Laporan tersebut disampaikan oleh The New York Times pada Minggu, 22 Februari 2026 dengan mengutip pejabat AS yang mengetahui pembahasan internal.

Menurut laporan itu, Trump telah memberi tahu para penasihatnya bahwa ia membuka kemungkinan tindakan militer yang lebih besar dalam beberapa bulan ke depan apabila negosiasi maupun serangan terbatas tidak mampu membuat Teheran menghentikan program nuklirnya.

Perunding dari Amerika Serikat dan Iran dijadwalkan bertemu Kamis di Jenewa dalam pembicaraan yang disebut pejabat sebagai upaya terakhir untuk mencegah konflik militer. 

Negosiasi tersebut dimediasi oleh Oman, setelah putaran sebelumnya berlangsung pada 6 Februari di Muscat dan 17 Februari di Jenewa, sementara putaran berikutnya dijadwalkan 26 Februari di kota Swiss tersebut. Opsi Serangan Terarah Iran Dilansir dari Anadolu Agency, Senin, 23 Februari 2026, laporan itu menyebut Trump cenderung meluncurkan serangan terarah dalam beberapa hari mendatang untuk memberi sinyal kepada pimpinan Iran agar meninggalkan kemampuan memproduksi senjata nuklir. 

Target yang dipertimbangkan mencakup markas Korps Garda Revolusi Iran, fasilitas nuklir, serta bagian dari infrastruktur rudal balistik negara tersebut.

Para pejabat yang dikutip mengatakan Trump juga memberi indikasi bahwa bila langkah tersebut gagal, ia akan mempertimbangkan operasi militer berskala lebih besar pada akhir tahun yang ditujukan untuk menyingkirkan kepemimpinan Iran.

Namun sebagian pejabat pemerintahan mempertanyakan apakah tujuan itu bisa dicapai hanya melalui serangan udara. Opsi sebelumnya yang melibatkan pasukan operasi khusus untuk menyerbu fasilitas nuklir dan rudal yang diperkuat dilaporkan telah disisihkan karena risiko operasional.

Gedung Putih, menurut laporan tersebut, menolak berkomentar langsung mengenai pertimbangan presiden. 

“Media boleh terus berspekulasi tentang apa yang dipikirkan presiden, tetapi hanya Presiden Trump yang mengetahui apa yang mungkin atau tidak akan ia lakukan,” kata juru bicara Anna Kelly Tarik Ulur Kesepakatan Nuklir Laporan itu juga menyebut pejabat dari kedua pihak tengah membahas proposal yang berpotensi mencegah eskalasi. 

Inisiatif tersebut akan memungkinkan Iran mempertahankan program pengayaan uranium yang sangat terbatas untuk riset medis dan pengobatan, meski belum jelas apakah Washington maupun Teheran akan menerima skema itu.

Secara terbuka, Trump menyatakan setiap kesepakatan harus menghasilkan “nol pengayaan” bahan nuklir oleh Iran. Sementara Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan Teheran tidak akan melepaskan apa yang dianggapnya sebagai hak untuk memproduksi bahan bakar nuklir berdasarkan Traktat Nonproliferasi Nuklir.

Pembicaraan tersebut berlangsung di tengah peningkatan kehadiran militer AS di kawasan. Data pelacakan sumber terbuka menunjukkan dua kelompok kapal induk, bersama jet tempur, pesawat pengebom, serta pesawat pengisi bahan bakar, ditempatkan dalam jangkauan Iran.

Menurut laporan media, diskusi mengenai kemungkinan serangan juga telah dilakukan di Situation Room Gedung Putih pekan lalu dan melibatkan Wakil Presiden JD Vance, Menteri Luar Negeri Marco Rubio, Ketua Kepala Staf Gabungan Dan Caine, serta Direktur CIA John Ratcliffe.

Negosiasi disebut berfokus pada tingkat pengayaan uranium Iran serta cadangan uranium yang telah diperkaya tinggi.

Baca juga:  Ancaman Konflik Iran-AS, KBRI Tehran Pastikan Semua WNI Aman dan Siap Dievakuasi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Janice Tjen melesat ke peringkat 36 dunia
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
Polres Lamongan Tindak Tegas Peredaran Minuman Keras di Bulan Ramadhan 
• 8 jam lalurealita.co
thumb
Selama Ramadan, Jam Kerja ASN Bangka Barat Diatur Ulang
• 13 jam lalutvrinews.com
thumb
Kronologi Hokky Caraka Dipilih Jadi Kiper Dadakan saat Persita Tangerang Lawan Persib Bandung di Super League
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Divonis 3,6 Tahun Penjara, Pengemplang Dana KUR BRI Ponorogo Ajukan Banding
• 15 jam lalurealita.co
Berhasil disimpan.